Sosok 

Dengan Kondisi Lumpuh, Anisa Masih Bantu Keluarga Dengan Menganyam Tampah
Selasa, 02-04-2019 | 14:26 wib
Oleh : Agung Prawoto
Pacitan - Keterbatasan tak membuat Anisa Larasati, penderita penyakit langka untuk berpangku tangan. Meskipun kedua kakinya tak lagi dapat digunakan, bocah berumur 14 tahun ini tetap aktif menuntut ilmu. Ia juga nekat membantu orang tuanya, dengan cara membuat tampah atau nampan tradisional berbahan bambu.


Dengan sabar, Anisa Larasati menunggui ibunya menganyam tampah. Kesulitan bergerak, menjadikan Anisa tak bisa menganyam nampan tradisional berbahan bambu itu, sedari awal. Usai tampah pola tampah setengah jadi terbentuk, kini tugas Anisa untuk meneruskan anyaman bambu dari ibunya.

Kegiatan ini selalu di lakoni bocah kelahiran 18 November 2005 itu setiap hari, Anisa sangat ingin bermain dengan teman sebayanya. Namun apa mau di kata, penyakit militis transversa atau lumpuh kayu, yang menderanya sejak usia 4 tahun, menjadikan Anisa tak bisa berjalan.

Bahkan separuh tubuhnya mati rasa, tetapi anisa tak mau putus harapan. Meksi memiliki keterbatasan, Anisa tetap nekad mengemban pendidikan. Warga Dusun Sono Desa Kalikuning itu, saat ini berstatus sebagai siswa kelas 6 sekolah dasar. Meskipun, dirinya hanya bisa belajar di rumah bersama sang ibu.

Menganyam bambu menjadi pilihan anisa untuk mengisi waktu sekaligus  membantu keluarga mencukupi kebutuhan hidup. "Dalam sehari, sata bisa memproduksi 2-5 keping nampan tradisional," kata Anisa Larasati.

Bukan perkara mudah menganyam bambu jadi alas tampah. Selain jumlah bambu yang banyak, keterbatasan gerak jadi penghalang anisa membantu sang ibu.

Sunarti, sang ibu, mengatakan, sempat dirawat rumah sakit selama 17 hari, namun kondisi Anisa tak kunjung membaik. Hingga aklhirnya pihak keluarga memilih membawanya pulang.

"Meski berobat dengan  BPJS, namun kondisi ekonomi membuat keluarga kesulitan membiayai transportasi dan biaya lainnya," kata Sunarti.

Disela pekerjaanya menganyam bambu, Anisa selalu menyempatkan tangan mungilya, untuk belajar mengerjakan soal. Ia tak mau menjadikan keterbasatan, sebagai alasan untuk menyerah begitu saja. (yos)


Berita Terkait

16-05-2019 | 02:21
Nekat Kabur, 6 Pelaku Curwan Sapi Dilumpuhkan Timah Pan...

04-05-2019 | 16:26
Jalan Raya Bunder Arah Cerme Lumpuh Total

29-04-2019 | 09:48
Banjir Membuat Pasuruan Lumpuh Total

18-04-2019 | 01:20
Pelaku Curat Dengan Korban Nasabah Bank Dilumpuhkan Bus...


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062