Salama Lebaran, Pelanggar PSBB Meningkat
Polisi Perketat Akses Masuk Perumahan Surabaya
Pengedar Sabu Jaringan Lapas Dibekuk Polisi
Balon Udara Ditemukan Jatuh di Atas Rumah Warga Magetan
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang Kembali Sampai 9 Juni 2020
Pakar Komunikasi Unair Menilai PSBB Kurang Efektif
Akhir PSBB Tahap Dua, Jumlah Pelanggaran Masih Tinggi
Kabar Gembira, 17 Dari 77 Pasien Corona di Kabupaten Probolinggo Sembuh
Ibu Ini Ngamuk Ngamuk Jalannya Diportal, Begini Ceritanya
Data Terbaru Kasus Covid 19 Masih Ada Tambahan 479 Orang
Wisatawan Dipinggir Jalan Pacet Cangar Dibubarkan Petugas
Tidak Pernah Putus Asa, 17 Tahun Kiai Ini Berdakwah Tanpa Jamaah
Selama Lebaran Terminal Bayuangga Lumpuh
Jumlah Kasus Positif Covid 19 Ponorogo 24 Orang, Yang 8 Sudah Sembuh
Warga Binaan Lapas Wanita Silaturahmi Secara Virtual



Hukum
10 Anggota DPRD Malang Jilid 2 Divonis 4 Tahun
Kamis, 04-04-2019 | 18:08 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com  10 Anggota DPRD Kota Malang jilid 2 yang terlibat gratifikasi massal akhirnya divonis 4 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya di Sidoarjo, Kamis siang. Hakim juga menjatuhkan putusan kepada 10 terdakwa untuk membayar denda Rp 200 juta dan uang pengganti sebesar Rp 117,5 juta.
Sama seperti sidang sebelumnya, sidang 10 terdakwa anggota DPRD Kota Malang yang terlibat suap massal ini dibagi dua gelombang, dengan masing-masing lima terdakwa. Lima terdakwa yang menjalani sidang terlebih dahulu antara lain Arief Hermanto, Teguh Mulyono, Mulyanto, Khoirul Anwar, Suparno Hadi  Wibowo. Sementara sidang kedua menghadirkan Erni Farida, Sony Yudiarto, Harun Prasojo, Teguh Puji Wahyono, dan Choirul Amri.

Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Cokorda Gede ini menyatakan 10 terdakwa telah terbukti menerima uang suap atau hadiah dari Walikota Malang non aktif, M.Anton untuk proses persetujuan perubahan APBD Kota Malang anggaran tahun 2015 senilai Rp 700 juta.

Hakim juga menilai perbuatan 10 terdakwa tidak mendukung program pemerintah tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Sementara hal meringankan, 10 terdakwa mengakui perbuatannya dan memiliki tanggung jawab keluarga.

Atas pertimbangan ini, hakim lalu menjatuhkan vonis 4 tahun penjara, denda Rp 200 juta dan membayar uang pengganti Rp 117,5 juta.

Berikut vonis hakim tipikor Surabaya terhadap 10 anggota DPRD kota malang :

1. Arief Hermanto 4 tahun 1 bulan
2. Teguh Mulyono 4 tahun 2 bulan
3. Mulyanto 4 tahun 6 bulan
4. Choirul Anwar 4 tahun 1 bulan
5. Suparno Hadiwibowo 4 tahun 1 bulan
6. Erni Farida 4 tahun 1 bulan
7. Sony Yudiarto 4 tahun 2 bulan
8. Harun Prasodjo 4 tahun 1 bulan
9. Teguh Pudji Wahyono 4 tahun 1 bulan
10. Choirul Amri 4 tahun 1 bulan

Atas vonis ini, 10 terdakwa menerima putusan hakim. Sikap yang sama juga diungkapkan jaksa penuntut umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang juga menerima vonis hakim.

Selain hukuman badan dan denda, 10 terdakwa juga menerima hukuman tambahan pencabutan hak politik selama 3 tahun. Dengan vonis 10 terdakwa ini maka sudah 28 anggota DPRD Kota Malang yang menerima vonis. Vonis 12 terdakwa lainnya akan dibacakan pada 11 April mendatang. (end)


Berita Terkait

Hukum
Mantan Kadinkes Kabupaten Malang Akhirnya Ditahan Kejari Kab...selanjutnya
30-03-2020 | 14:46 wib

Malang Raya
Laode M. Syarif: DPRD Kota Malang Aset Besar Dalam Pemberant...selanjutnya
07-09-2019 | 06:15 wib

Hukum
KPK Tuntut Mantan Sekda Malang Hukuman 3 Tahun Penjara
16-07-2019 | 19:55 wib

Hukum
Terbukti Korupsi, Rendra Kresna Divonis 6 Tahun Penjara
09-05-2019 | 15:02 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062