Peristiwa 

Menjelajah Hutan Durian di Trenggalek
Kamis, 04-04-2019 | 19:05 wib
Oleh : Simon, Mochammad Herlambang
Trenggalek - Di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, mempunyai sebuah kawasan hutan milik perhutani yang dikelola masyarakat dan sudah terkenal menghasilkan berbagai varietas durian unggul.Rencananya hutan ini akan dikembangkan menjadi wisata jelajah hutan durian.


Kabupaten Trenggalek mempunyai ribuan hektare kebun durian, akan tetapi kebanyakan berada di kawasan hutan milik perhutani. seperti di Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.

Desa ini berada di jalur yang sama untuk ke pantai prigi, bersama anggota kelompok tani sri rahayu II dan beberapa personil perhutani. Mereka hendak mengambil durian yang sudah matang dan jatuh dari pohonnya.

Kawasan perhutanan ini berbatasan langsung dengan rumah warga, dan untuk menuju kesana sudah ada jalan setapak yang biasa dilewati.

Cara memanen durian bukan dengan dipetik langsung dari pohonnya, akan tetapi menunggu buah durian jatuh ke tanah baru diambil. Untuk pohon yang bisa dipanjat, para petani akan mengikat durian dengan talia rafia agar saat jatuh buahnya tidak hilang diambil bajing atau hama lainnya.

Karena berada di dataran tinggi, hutan disini cukup sejuk dan dapat menghasilkan buah durian berkualitas tinggi. Butuh tenaga ekstra untuk berjalan naik menyusuri hutan, akan tetapi lelah seolah hilang.

Setelah sampai di gubuk tempat istirahat dan menikmati nikmatnya berbagai jenis durian. Ada berbagai jenis durian disini, masyarakat sekitar biasanya menamai durian dengan nama pemiliknya, seperti durian montong varietas lokal jenis ridin, bajul, ripto dan masih banyak lainnya.

Sayangnya hasil panen tahun ini menurun dikarenakan cuaca buruk. Menurut Andy Iswindarto, Waka ADM Perhutani menjelaskan, panen tahun ini tidak lebih dari seperempat tahun lalu. Jadi durian yang bisa diambil juga tidak terlalu banyak.

"Untuk musim panen durian, biasanya mulai berbuah pada akhir tahun dan 3-4 bulan sudah matang kira-kira bulan Maret-April dan bisa dipanen oleh masyarakat," kata Andy Iswindarto.
 
Ada sekitar 150 variant durian di hutan desa dukuh. saat panen bagus, satu pohon yang berusia tua bisa menghasilkan 100-200 buah durian.

Ditambahkan Andy, selama 2 tahun terakhir perhutani dengan kelompok tani sekitar sudah mengembangkan wisata jelajah hutan durian.

Konsepnya dengan nenunjukkan lokasi hutan durian sekaligus cara memanennya. Jadi orang-orang kota tidak hanya mengerti buahnya saja, melainkan cara memanen durian.

Selain memanen, pengunjung juga akan disuguhkan durian lokal yang berkualitas tinggi langsung dipanen sendiri. (yos)


Berita Terkait

07-06-2019 | 13:37
Oleh-Oleh Khas Madiun, Onde - Onde Durian dan Wedang Uw...

15-05-2019 | 17:50
Bertanam Durian di Desa Terpencil Lereng Gunung Wilis

04-04-2019 | 19:05
Menjelajah Hutan Durian di Trenggalek

03-04-2019 | 19:05
Nikmatnya Durian Mentega Khas Lereng Gunung Semeru Luma...


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062