Youtube Blokir Akun yang Kerap Buat Konten Rasis
Koleksi Mobil Klasik David Beckham Dijual, Harganya Wow
Tips Agar Koneksi Internetmu Tidak Lelet
Malaysia Larang Orang Asing Salat Berjemaah di Masjid
Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie



Mlaku - Mlaku
Wisata Bunga Langka Khas Bromo Menjadi Destinasi Baru Digunung Bromo
Jum'at, 05-04-2019 | 22:20 wib
Reporter : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com  Ada destinasi baru bila berkunjung kekawasan Gunung Bromo di Pasuruan, namanya wisata bunga edelwies atau bunga abadi khas Gunung Bromo. Pengunjung bisa melihat, membeli dan belajar cara membudidaya serta jenis bunga edelwis ini.
Berita Video : Wisata Bunga Langka Khas Bromo Menjadi Destinasi Baru Digunung Bromo
Tanpa dipungut biaya masuk, pengunjung dapat melihat langsung berbagai macam jenis bunga khas suku tengger.

Saat anda berkunjung kegunung bromo melewati wilayah Kabupaten Pasuruan, tak ada salahnya untuk mampir dikawasan budidaya bunga abadi atau bunga edelwies di Desa Wonokotri Kecamatan Tosari ini.

Tanpa harus dipungut biaya masuk, pengunjung dapat melihat langsung berbagai macam jenis bunga khas suku tengger ini. Bahkan pengunjung dapat bertanya langsung dengan petaninya terkait bagaimana budidaya bunga tersebut.

Menarikanya lagi pengunjung bisa ber selfi ria dihamparan bunga edelwis ini persis dibelakang perbukitan milik Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Selain itu, udara yang begitu dingin membuat para pengunjung semakin betah untuk berkeliling.

Petani edelwis, Teguh Wibowo, menjelaskan, untuk perawatan tanaman bunga edelwis ini sangatlah mudah. Hanya dengan diberi pupuk, tanaman bunga abadi ini mudah untuk tumbuh dan berbunga.

Di Indonesia sendiri ada lima jenis bunga edelwis berhasil dibudidayakan. Namun ditaman wisata ini, ada tiga jenis macam bunga langka.

"Jenis anapalis javanica atau endimk bromo dimana daunnya lebih tebal dan masa bunga lebih lama sekitar sekkitar 1 sampai dua tahun," kata Teguh Wibowo.

Jenis kedua yakni anapalis longipulia, dimana karakter daunnya lebih kecil dan masa bunga lebih cepat. Petani sekitar menyebutnya edelwis jenis ini adalah tanah layu.

Dan jenis terakhir yakni edelwis, anapalis vissida, karakter bunga hampir sama dengan anapalis javanica melainkan lebih terang. Warga tengger menyebutnya dengan edlwis senduro.

Nah, tak ada salahnya bila tak berkunjung ke taman edelwis diwilayah kawasan Gunung Bromo ini. (yos)


Berita Terkait

Ekonomi Dan Bisnis
Dampak Covid-19, Omset Penjualan Bunga Ziarah Berkurang
24-04-2020 | 00:19 wib

Metropolis
Warga Bagi Bunga dan Minuman Temulawak Kepada Dokter
15-04-2020 | 21:21 wib

Life Style
Komunitas Yutuber Mojokerto Berikan Kado dan Dukungan Untuk ...selanjutnya
04-04-2020 | 13:21 wib

Mlaku - Mlaku
Sulap Lahan Pertanian Sayur Jadi Wisata Ladang Bunga Matahar...selanjutnya
08-03-2020 | 04:05 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062