Ekonomi Dan Bisnis 

Sebelas Pasar Tradisional Di Jawa Timur Segera Direvitalisasi
Senin, 08-04-2019 | 18:43 wib
Oleh : Selvy Wang
Surabaya - Pemerintah akan segera merevitalisasi 11 pasar tradisional di Jawa Timur, agar sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Rencana ini karena masih banyaknya pasar tradisional yang kondisinya memprihatinkan.


Sebelas pasar tradisional di Jawa Timur akan segera direvitalisasi untuk meningkatkan kualitas pasar tradisional sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Tujuannya agar pasar tradisional dapat meningkatkan perekonomian pedagang, serta nyaman untuk dikunjungi masyarakat, karena selama ini kondisi pasar tradisional cukup memprihatinkan.

Pasar - pasar tersebut berada di Malang, Sumenep, Bojonegoro, Probolinggo, Pasuruan , Tuban, Lumajang, Mojokerto, Trenggalek, Nganjuk, dan Blitar. Dengan anggaran yang disiapkan dari pemerintah pusat total sebesar Rp 44 miliar. Semua pasar itu, termasuk dalam kategori tipe D, dengan daya tampung 100 orang.

Menurut Tri Bagus Sasmito, Kabid Perdagangan Dalam Negeri (Disperindag) Jawa Timur, untuk menjadi pasar yang sesuai SNI, ada beberapa kriteria yang harus dimiliki di antaranya legalitas tanah bangunan, besaran lapak, saluran air, lahan parkir, dan adanya CCTV.
"Pengelola pasar juga harus profesional, agar kualitas pasar tradisional sama seperti pasar modern," tuturnya.

Sejauh ini, di Jawa Timur baru ada 2 pasar yang berkualitas SNI, yakni Pasar Oro Oro Dowo Malang dan Pasar Kapongan Situbondo.(end)


Berita Terkait

19-05-2019 | 06:15
Unik, di Pasar Tradisional Ini Semua Transaksi Harus De...

17-05-2019 | 13:34
Petugas Gabungan Sidak Pasar Tradisional, Temukan Sejum...

04-05-2019 | 11:05
Kios Pasar Tradisional di Sumenep Terbakar

08-04-2019 | 18:43
Sebelas Pasar Tradisional Di Jawa Timur Segera Direvita...


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062