Pendidikan
Dinas Pendidikan Jatim Perbaiki Kurikulum Magang SMK
Senin, 08-04-2019 | 19:01 wib
Surabaya pojokpitu.com  Banyaknya pengangguran Jatim didominasi oleh lulusan SMK membuat Dinas Pendidikan Jatim terus menggodok kurikulum yang tepat. Di antaranya dengan mengatur waktu magang di dunia usaha dan dunia industri.
Diakui Kepala Dinas Pendidikan Jatim Syaiful Rahman, selama ini magang kerja siswa SMK tak tepat sasaran, lantaran durasi magang yang relatif singkat. "Ini menyebabkan siswa tak mampu mendapatkan informasi dan mengaplikasikan pengetahuan yang didapat. Sehingga saat lulus, masih membutuhkan waktu cukup lama untuk mencari kerja lantaran tak memiliki skill dan kompetensi memadai," tuturnya.  

Tak hanya itu, selama ini siswa yang dapat jatah magang selama enam bulan hanya di sekolah tertentu saja, sehingga pemerataan kurang.

"Dibutuhkan perbaikan kurikulum seperti mengatur waktu serta materi magang yang tepat. Misalnya memperpanjang durasi magang dari sebelumnya ada yang 6 bulan menjadi 10 bulan," tambahnya.

Syaiful menyebut, teknis kurikulum magang akan diterapkan pada tahun ajaran baru nanti. Sekaligus untuk mengurangi angka pengangguran lulusan SMK.

Tercatat serapan lulusan SMK ke dunia kerja mencapai 64 persen. Sedangkan 11 persen lainnya masih mencari kerja, dan sisanya melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, atau bahkan membuka lapangan pekerjaan.(end)




Berita Terkait

Pendidikan
SMK Swasta Belum Pastikan Akhir Masa Pendaftaran
30-06-2019 | 09:08 wib

Pendidikan
Pemprov Jatim Dorong Penyelarasan SMK Dengan Industri
02-05-2019 | 09:17 wib

Pendidikan
Khofifah Dorong Penguatan SMK di Industri
11-04-2019 | 17:58 wib

Pendidikan
Dinas Pendidikan Jatim Perbaiki Kurikulum Magang SMK
08-04-2019 | 19:01 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062