Pesan dari Menpora, Sederhana Tetapi Sangat Berarti
Pemkot Blitar Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila Dengan Sederhana
Pemkab Siapkan Skenario Sambut New Normal
Lamongan Bangun Rumah Sakit Covid 19 Pertama di Jawa Timur
Bupati Bojonegoro Bahas Konsep New Normal Dalam Rapat Koordinasi
Dump Truk Muatan Batu Coral Terbakar di Jalur Ngawi-Cepu
Alhamdulillah, 7 Pasien Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19
Rumah Ghozi
Dua Oknum LSM Diamankan Polisi, Diduga Peras Kades
Dwi Sasono Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Sebanyak 308 Pedagang Jalani Rapid Test, 2 Diantaranya Reaktif Covid-19
Gus Mamak : Ponpes Perlu Pehatian Pemerintah Hadapi Era New Normal
Ada Aktor Ditangkap karena Kasus Narkoba, Ini Inisialnya
Jumlah Kasus Corona di Jatim Bertambah 265
Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19



Kesehatan
Menderita Penyakit Aneh, Balita Empat Tahun Kurus dan Kaku Seperti Kayu
Selasa, 09-04-2019 | 18:50 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com  Seorang balita di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, menderita penyakit aneh. Seluruh tubuhnya kurus tinggal tulang dan kaku seperti kayu. Selain kondisi memprihatinkan, balita yang berusia empat tahun ini hidup dalam asuhan neneknya, karena ditinggal oleh ibunya yang meninggal dunia.
Nasib Ahmad Fajar ini tidak seberuntung seperti balita pada umumnya, kondisi tubuh bocah berusia empat tahun yang tinggal tulang dan kaku seperti kayu. Bahkan berat badannya hanya 5,5 kilogram, meskipun setiap harinya mengkonsumsi bubur dan susu.
 
Kondisi penyakit aneh seperti penderita gizi buruk, yang dialami oleh Ahmad Fajar, sudah berlangsung sekitar dua tahun terakhir. Kedua tangan dan kaki balita berusia empat tahun ini kaku seperti kayu. Bahkan ibunda balita berusia empat tahun, yang bernama Yubita, sudah meninggal dunia sejak dua tahun lalu.
 
Ahmad Fajar, yang kondisinya cukup memperhatinkan tersebut, hidup dalam asuhan neneknya Asmiatun, bersama kakaknya Galih, yang berusia 12 tahun, yang juga belum bisa berbicara seperti anak pada umumnya. Setiap harinya, fajar terbaring kaku dalam belaian sang nenek.
 
Asmiatun, sang nenek mengaku, kondisi cucunya yang menderita penyakit aneh seperti ini, karena awalnya saat dilahirkan Fajar keracunan air ketuban. Sejak itu, badannya semakin kurus dan kaku seperti kayu, hanya lehernya yang bisa digerakan. Meski sudah dibawa ke rumah sakit dan alternatif kondisi balita berusia 4 tahun masih memprihatinkan.
 
Sementara itu, sejak penyakit aneh yang dialami Fajar berlangsung empat tahun, tak satupun perwakilan Pemkab dan Dinas Kesehatan yang mengecek kondisi Ahmad Fajar. Meski demikian, sang nenek berharap cucunya bisa sembuh dan hidup normal seperti balita pada umumnya.(end)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062