Enam Tahanan Lapas Jombang Positif Covid 19
Dua CJH Asal Indonesia Dilarang Wukuf karena Terpapar Covid-19
Ratusan ASN Pemkab Bojonegoro Ikuti Rapid Tes, 8 Orang Dinyatakan Reaktif
Polda Jatim Buka Posko Pengaduan Untuk Korban Fetish
Diduga Sakit Jantung, Penjaga Perumahan Meninggal Mendadak
Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Isak Tangis
Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
Resmi, Nasdem Serahkan Rekomendasi Balon Bupati Pada Gagarin
Era New Normal, Dindik Madiun Tetap Larang KBM Tatap Muka
Puluhan Guru Jalani Rapid Test, Dinkes Madiun Rekomendasikan Karantina Mandiri
Partai Gerindra Resmi Turunkan Surat Rekomendasi Untuk Calon Petahana di Pilkada Trenggalek
Rekom Gerindra Untuk Bakal Calon Bupati Bambang Haryo Masih Menjadi Teka Teki
Butuh Uang Untuk Bertahan Hidup, Ibu Tiga Anak Jadi Pengedar Sabu-Sabu
Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo



Rehat
Daur Ulang Gelas Plastik Jadinya Seperti Ini
Selasa, 09-04-2019 | 21:15 wib
Reporter : Kriswanto
Daur ulang gelas plastik yang disulap menjadi lampion. Foto Kris
Madiun pojokpitu.com  Sampah plastik menjadi persoalan yang kini tengah dihadapi masyarakat. Demi mengurangi sampah plastik, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Madiun memberikan pelatihan daur ulang sampah plastik.
Pelatihan daur ulang yang dilaksanakan melibatkan perwakilan bank sampah dari tiap kelurahan. Pelatihan menyulap gelas plastik menjadi sebuah lampion. Gelas plastik ditempelkan satu sama lain dengan melubangi menggunakan solder.

Sekretaris Dinas Sosial PP-PA Kota Madiun, Warsini menjelaskan, daur ulang untuk mengurangi persoalan sampah plastik yang kini tengah dihadapi oleh masyarakat. Selain itu, sampah plastik yang mampu disulap menjadi barang bernilai ekonomis dapat membantu menambah pendapatan keluarga. Pelatihan ini sekaligus untuk meningkatkan jiwa wirausaha bagi anggota bank sampah di kota madiun.

Pelatihan daur ulang sampah plastik ini mendapat tanggapan positif dari warga. Selain membuat lampion dari gelas plastik, peserta pelatihan juga diajari membuat dompet maupun tas dari bahan plastik kresek. Dompet dan tas plastik kresek ini dibuat dengan cara disongket.

Tidak semua barang bekas harus berakhir ditempat sampah. Namun, jika dimanfaatkan dengan baik barang bekas bisa menjadi barang dengan nilai ekonomis yang tinggi. (pul)


Berita Terkait

Rehat
Daur Ulang Gelas Plastik Jadinya Seperti Ini
09-04-2019 | 21:15 wib

Metropolis
Dus, Pesisir Suramadu Penuh Sampah Popok
15-03-2019 | 13:12 wib

Metropolis
Penuh Popok, Khofifah Bersih-Bersih Kali di Surabaya
17-02-2019 | 17:40 wib

Metropolis
Sampah Popok Menumpuk di Kali, Pemerintah Provinsi Jatim Di...selanjutnya
24-01-2018 | 18:42 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062