Peristiwa
Grebeg Tempat Pengoplos dan Jual Beli, Polsek Dampit Amankan Puluhan Miras
Jum'at, 12-04-2019 | 17:23 wib
Malang pojokpitu.com  Jelang pertandingan final leg ke 2 Piala Presiden 2019, Polres Malang telah mengantisipasi supporter Aremania membawa, bahkan meminum minuman keras sebelum masuk ke dalam Stadion Kanjuruhan. Satreskrim Polsek Dampit menggrebeg tempat pengoplosan dan jual beli miras. Puluhan botol minuman trobas dan beralkohol tinggi diamankan di Mako Polsek Dampit.
Jelang laga kedua Piala Presiden antara Arema FC berhadapan dengan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, jajaran Satreskrim Polsek Dampit mengadakan penyisiran dalam memberantas peredaran miras.

Sesudah merazia toko atau warung yang tidak memiliki ijin berjualan miras, atas informasi yang didapat di sebuah desa di daerah Kecamatan Tirtoyudo terdapat tempat yang diduga dijadikan penjualan miras dan bahkan melakukan pengoplosan, petugas langsung bergerak untuk menyelidiki.

Hasilnya, dalam penggeledahan tersebut, di sebuah rumah yang cukup mewah, terdapat beberapa botol miras jenis Trobas dalam botol sedang dan beberapa miras dengan kadar alkohol tinggi didapatkan.

Petugas bahkan terus melakukan pencarian barang bukti yang diduga rumah tersebut, juga dijadikan tempat pembuatan atau pengoplosan, yang bisa membahayakan konsumennya, namun tetap hanya mendapatkan miras dalam kemasan saja.

Menurut pemilik rumah, barang tersebut didapatkan dari pabrik rumahan yang ada di wilayah Kota Malang. "Selama ini saya hanya membeli dan menjual miras yang sudah kemasan saja dengan harga Rp 25 ribu per botol trobas," tutur pemilik rumah.

Bahkan, ditemukannya jurigen dengan bau menyengat miras, diduga digunakan pemilik rumah untuk mengoplos miras dari pabrik yang menyetok barang haram tersebut, hingga turut dibawa ke Mako Polsek Dampit guna disita.

Hal itu lantaran banyaknya supporter yang hilang akal setelah menenggak miras dan ikut menonton pertandingan, yang sering mengakibatkan adanya kerusuhan saat suasana memanas di dalam lapangan.

Meskipun pasukan gabungan dari Polres Malang dan polres lainnya sudah mengevakuasi lapangan satu hari sebelum pertandingan, namun para supporter pendukung tim kesayangan mereka sudah menenggak miras di luar sebelum memasuki stadion.

"Hal itu sering ditemukan, setelah sweeping dilakukan kepada penonton, tidak ditemukan botol miras, namun nafas mereka sudah bau alkohol, dan rata-rata mereka merupakan remaja yang masih usia sekitar 15 tahun," tutur Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung kepada awak media.

AKBP Yadi Setiawan Ujung menambahkan, bahwa ini adalah langlah antisipasi terhadap kemacetan jelang pertandingan, perkelahian antar supporter akibat isu yang ditimbulkan serta masih banyaknya supporter yang masuk stadion dalam keadaan bau alkohol, juga akan menjadikan attensi sendiri selama pertandingan nanti.(end)


Berita Terkait

Peristiwa
Razia Warung Jualan Miras Ilegal, Amankan Ratusan Liter Mira...selanjutnya
13-08-2019 | 11:13 wib

Peristiwa
Razia Warung Jualan Miras dan Karaoke Ilegal, Petugas Amanka...selanjutnya
09-08-2019 | 13:31 wib

Peristiwa
Polisi Gagalkan Ratusan Botol Miras Jenis Arak Dari Bali
06-08-2019 | 15:20 wib

Peristiwa
Polisi Grebek Toko Pracangan Yang Jual Miras
30-07-2019 | 10:12 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062