Panen Porang Melimpah, Petani Untung Ratusan Juta Rupiah
Dari 65 Guru SMP Tes Swab, 4 Guru Dinyatakan Positif Corona
Sekolah Berasrama Boleh Buka, Tapi Secara Bertahap
Frustasi Gagal Panen, Petani Bakar Tanaman Padinya
UGD Rumah Sakit R Soedarsono Ditutup 1 Hari Setelah Nakes Positif Corona
Melayat Drive-Through
Kantor Imigrasi Ponorogo Akan Naik Status Kelas II
Perjuangan Pelajar di Pegunungan Cari Sinyal Untuk Belajar Daring
Rekom Hanura Genapkan 31 Kursi Dukungan Pasangan Yuhronur-Rouf
Siswa SD Surabaya Sulap Kain Handuk Bekas Jadi Kerajinan
Sering Blayer Motor Saat di Kampung, Bapak Anak Kompak Keroyok Tetangga
Pemkab Madiun Segera Laksanakan Tes SKB CPNS 2019
Lereng Utara Kelud, Kawasan Penting Sejarah Jawa
Dipengaruhi Ekonomi, Jumlah Pemohon Diska Bojonegoro Capai 406 Perkara
Jumlah Penderita Capai Jutaan, Ahli Endokrin: Diabetes Juga Pandemi



Mataraman
Rumah Kontrakan Tempat Eksekusi dan Mutilasi di Police Line
Sabtu, 13-04-2019 | 16:02 wib
Reporter : Unggul Cahyono, Muhamad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com  Sebuah rumah kontrakan yang digunakan sebagai tempat pembunuhan disertai mutilasi guru honorer, Budi Hartanto, kini dipasang garis polisi. Rumah ini, sebelumnya digunakan pelaku AS untuk berjualan nasi goreng. Sementara, sebelum terdengar kabar penemuan mayat dalam koper, terdengar kegaduhan di rumah tersebut.
Sebuah rumah kontrakan di Desa Ringinrejo Kecamatan Kras Kediri kini dipasang police line, rumah tersebut adalah tempat budi hartanto dihabisi dan dipengal kepalanya. Hal itu dilakukan polisi guna penyelidikan lebih lanjut. Meski tertutup rapat, beberapa warga yang penasaran, terlihat mendatangi warung dan melihat lebih dekat.

Menurut Sujilah, tetangga, jika yang mengontrak disitu seorang laki-laki yang lagaknya kayak perempuan, dan sebelum penemuan mayat daam koper tanggal 3 April kemarin, tetangga mendengar suara teriak-teriak dan saat diintip dari jendela, ada seseorang lari dari rumah tersebut.

Budi Hartanto, menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi usai latihan dance di sanggarnya di kawasan Gor Jayabaya, Kota Kediri, Selasa (2/4) malam. Jenazahnya ditemukan tanpa kepala dalam sebuah koper di bawah jembatan Desa Karanggondang Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar.(yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Polisi Gelar Rekonstruksi Mutilasi Pembunuhan Guru Tari
24-04-2019 | 14:48 wib

Metropolis
Aksi Pembunuhan dan Mutilasi Guru Dipicu Pertengkaran Uang K...selanjutnya
15-04-2019 | 19:09 wib

Peristiwa
Rumah Kontrakan Tempat Eksekusi dan Mutilasi di Police Line
13-04-2019 | 16:02 wib

Peristiwa
Ayah Pelaku Membantah Anaknya Merupaka Eksekutor Pembunuhan ...selanjutnya
13-04-2019 | 15:00 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062