Metropolis 

Data Kemenkominfo, Konten Hoax Jelang Pemilu Naik 60 Persen
Senin, 15-04-2019 | 19:18 wib
Oleh : Mujianto Primadi
Sidoarjo - Kementerian Komunikasi dan Informatika Pusat telah melakukan pemblokiran berita hoax 10 hingga 12 konten per hari. Meski demikian, konten hoax semakin meningkat jika dibandingkan sebelum pelaksanaan pemilihan umum yang mencapai sekitar 60 persen.


Profesor Doktor Henri Subakto selaku Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan, saat ini jumlah pengguna media sosial dengan menggunakan berita hoax sangat memperhatinkan. Karena setiap harinya Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menghapus atau memblokir konten sebanyak 10 hingga 12 berita hoax.
 
Jumlah tersebut dinilai naik jika dibandingkan mendekati pelaksanaan pemilihan umum yang telah mencapai 60 persen. Angka prosentase tersebut diperkirakan akan meningkat seiring mendekati pelaksanaan Pemilihan Umum 17 April mendatang.
 
Banyaknya masyarakat menggunakan media sosial merupakan sebuah tempat atau ajang kampanye berpolitik sehingga masyarakat bisa leluasa dan bebas dalam menulis konten dengan harapan mengelabuhi. "Namun hoax juga tidak berasal dari bidang politik saja, melainkan dari berbagai hal seperti kesehatan, ekonomi dan keagamaan secara komersial," kata Prof. dr. Henri Subakto, Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kemen Kominfo.
 
Untuk menanggal beredarnya berita hoax di medsos, Kementerian Kominfo telah melakukan upaya pencegahan dengan mendatangi sejumlah ponpes. Tak hanya itu, Kemenkominfo juga telah memberikan pemahaman kepada ormas Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan MUI untuk memerangi berita hoax yang kian hari semakin meningkat.(end)
 



Berita Terkait


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062