Pasutri Sulap Besek Bambu Biasa Menjadi Besek Cantik
Wisata Pintu Langit di Tengah Ada Makam Warga
Khabib, Petarung Tangguh yang Berakhlak
Mantan Asisten Chef Sulap Ketan Jadi Makanan Berkelas
Mati Suri 10 Bulan, Kumpulan Event Organizer Gelar Simulasi Konser New Normal
Pemulihan Ekonomi Jatim, Gubernur Khofifah Salurkan Berbagai Bantuan Covid 19
KPU dan LO Paslon Serah Terima APK dan BK
Sosialisasi Pencegahan Covid 19, Gubernur Khofifah Gowes di Kota Situbondo
Semua Kebutuhan Logistik Sudah Dilakukan Proses Lelang
Pekerja Underpas Tidak Sadar Disidak Gara-Gara Bupati Pakai Sarung
Jelang Maulid Nabi, Harga Pisang di Lumajang Anjlok
Tokoh Senior PDIP : Tegak Lurus Partai, Pilwali Coblos Nomer 2 Machfud-Mujiaman
3 Bayi Singa Afrika Lahir, Menambah Koleksi di TSI 2 Prigen
Zona Kuning di Jatim Sudah 50 Persen
VV Venlo: Tetap Tegak Meski Dibantai 0-13 Oleh Ajax



Mataraman
Bawaslu Panggil Mahardika Terkait Koran Bernuansa Kampanye
Selasa, 16-04-2019 | 18:00 wib
Reporter : Ega Patria
Madiun pojokpitu.com  Bawaslu Kota Madiun memanggil Harryadin Mahardika, Caleg DPR RI Partai Gerindra terkait tersebarnya koran bernuansa kampanye. Nama mantan calon walikota madiun tersebut, terdapat pada stempel pada koran tersebut. Mahardika tidak menghadiri panggilan Bawaslu, namun diwakilkan oelh tim pemenangannya.
Seorang tim pemenangan caleg DPR RI dari Partai Gerindra, Harryadin Mahardika, mendatangi pemanggilan Bawaslu Kota Madiun. Hal ini terkait klarifikasi Bawaslu soal tersebarnya koran atau tabloid bernuansa kampanye, yang ditemukan disejumlah pos kampling di Kota Madiun.  Pasalnya, dalam koran tersebut terdapat stempel yang mencatut nama mantan calon walikota madiun tersebut.

Ketua Bawaslu Kota Madiun, Kokok Heru Purwoko, mengatakan, dari hasil klarifikasi, tim pemenangan Mahardika membantah terkait stempel tersebut. "Stempel tersebut dinilai tidak asli dan berbeda dengan yang dipakai selama ini," kata Kokok Heru Purwoko.

Namun, sayangnya usai diklarifikasi, tim pemenangan caleg DPR RI tersebut enggan dimintai keterangan oleh awak media.

Sementara itu, Ikhwanudin Alfianto, anggota Bawaslu Jatim, mengatakan, Bawaslu masih kesulitan mendeteksi siapa penyebaran koran tersebut. Pasalnya, tidak ada oknum yang tertangkap basah saat mengirim koran tersebut di sejumlah pos kampling. Pihaknya meminta Bawaslu Kota Madiun untuk terus mendalami temuan tersebut. (yos)


Berita Terkait

Rehat
Limbah Koran Dirubah Jadi Produk Bernilai Ekonomis
18-12-2019 | 01:20 wib

Politik
Bawaslu Panggil Mahardika Terkait Koran Bernuansa Kampanye
16-04-2019 | 18:00 wib

Politik
Bawaslu Perketat Pengawasan dan Lakukan Penyisiran Koran Kam...selanjutnya
16-04-2019 | 16:27 wib

Pilkada
Bawaslu Amankan 700 Eksemplar Koran Bernuansa Kampanye
16-04-2019 | 11:22 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062