Ada Rupiah Dibalik Usaha Camilan Stick Ubi Ungu
Peras Korban Mengaku Satintelkam Polda, 2 Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Malang, 2 Pelaku Masih DPO
Putra TNI Dapat Pelatihan Pencegahan Penggunaan Narkoba
Diduga Korsleting Listrik, Atap Rumah Terbakar
Ratusan Pekerja Seni dan Pemilik Usaha Sound Sistem di Banyuwangi Gelar Aksi di Depan Kantor Gugus Tugas Covid-19
Bawaslu Jatim Banyak Menemukan Petugas PPDP Tidak Mematuhi Prosedur Coklit
Dimasa Pandemi, Seniman Pilih Buka Angkringan
Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau
Satu PDP Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Pemulasaraan Protokol Kesehatan
Empat Rumah di Royal Kencana Disatroni Maling
Ulama Jember Doa Bersama Untuk Korban Bom Beirut
Seluruh Pegawai Puskesmas Maospati Jalani Tes Swab
Komisi A Minta Peran Aktif Guru di Wilayah Minim Akses Internet
Ipong Kantongi 4 Kandidat Pendampingnya di Pilkada 2020
Baru Keluar Penjara, Pencuri Modus Cari Kos Kembali Berulah



Mataraman
Bawaslu Panggil Mahardika Terkait Koran Bernuansa Kampanye
Selasa, 16-04-2019 | 18:00 wib
Reporter : Ega Patria
Madiun pojokpitu.com  Bawaslu Kota Madiun memanggil Harryadin Mahardika, Caleg DPR RI Partai Gerindra terkait tersebarnya koran bernuansa kampanye. Nama mantan calon walikota madiun tersebut, terdapat pada stempel pada koran tersebut. Mahardika tidak menghadiri panggilan Bawaslu, namun diwakilkan oelh tim pemenangannya.
Seorang tim pemenangan caleg DPR RI dari Partai Gerindra, Harryadin Mahardika, mendatangi pemanggilan Bawaslu Kota Madiun. Hal ini terkait klarifikasi Bawaslu soal tersebarnya koran atau tabloid bernuansa kampanye, yang ditemukan disejumlah pos kampling di Kota Madiun.  Pasalnya, dalam koran tersebut terdapat stempel yang mencatut nama mantan calon walikota madiun tersebut.

Ketua Bawaslu Kota Madiun, Kokok Heru Purwoko, mengatakan, dari hasil klarifikasi, tim pemenangan Mahardika membantah terkait stempel tersebut. "Stempel tersebut dinilai tidak asli dan berbeda dengan yang dipakai selama ini," kata Kokok Heru Purwoko.

Namun, sayangnya usai diklarifikasi, tim pemenangan caleg DPR RI tersebut enggan dimintai keterangan oleh awak media.

Sementara itu, Ikhwanudin Alfianto, anggota Bawaslu Jatim, mengatakan, Bawaslu masih kesulitan mendeteksi siapa penyebaran koran tersebut. Pasalnya, tidak ada oknum yang tertangkap basah saat mengirim koran tersebut di sejumlah pos kampling. Pihaknya meminta Bawaslu Kota Madiun untuk terus mendalami temuan tersebut. (yos)


Berita Terkait

Rehat
Limbah Koran Dirubah Jadi Produk Bernilai Ekonomis
18-12-2019 | 01:20 wib

Politik
Bawaslu Panggil Mahardika Terkait Koran Bernuansa Kampanye
16-04-2019 | 18:00 wib

Politik
Bawaslu Perketat Pengawasan dan Lakukan Penyisiran Koran Kam...selanjutnya
16-04-2019 | 16:27 wib

Pilkada
Bawaslu Amankan 700 Eksemplar Koran Bernuansa Kampanye
16-04-2019 | 11:22 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062