Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Di Tengah Pandemi Covid 19, Ekspor Hasil Perikanan Ditarget Meningkat
Selama Pandemi Corona Sudah 5 Nakes Sidoarjo Meninggal Dunia
Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Gandeng Kampus, KPU Kota Blitar Bentuk Sekolah Demokrasi
Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Tepi Pantai Tuban
DKPP Pecat Angota KPU Surabaya Kholid Asyadulloh
Bupati Lumajang Kembali Cekcok Dengan Pengawas PT Luis
Dasar Bejat ! Kakek 68 Tahun di Blitar Cabuli Balita 4 Tahun
8 Pelaku Pemerkosa Janda Muda di Kokop Bangkalan Akhirnya Dibekuk
Interpelasi Dinilai Sangat Prematur dan Bukan Kewenangan Komisi C
Sekolah Mulai Sosialisasikan Pembelajaran Daring Untuk Siswa Baru
Timbul Kritikan, Program Kartu Prakerja di Jatim Dihentikan
RDP Soal Program BPNT Memanas
Pemkab Bojonegoro Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih Atasi Dampak Kekeringan



Peristiwa
Sejumlah Pejabat PLN Diperiksa Sebagai Saksi Sofyan Basir
Kamis, 25-04-2019 | 18:20 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com  Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akhirnya menetapkan tersangka, direktur utama non aktif PT. PLN, Sofyan Basir, pada Selasa kemarin. Hari ini, KPK mengagendakan pemanggilan pemeriksaan terhadap enam pejabat PT. PLN dan PT, Pembangkitan Jawa Bali atau PJB.
Keenam saksi itu diantaranya tiga orang saksi pejabat PT. PLN, yaitu direktur pengadaan strategis 2 PT. PLN, Supangkat Iwan Santoso, Plt Direktur Operasional PT. PLN Batu Bara, Djoko Martono dan Kepala Divisi Independen Power Produser PT. PLN, Muhamad Ahsin Sidqi.

Untuk tiga pejabat PT. PJB sendiri, ada nama Direktur Utama PT. PJB, Iwan Agung Firstantara, Direktur Utama PT. PJB Investasi, Gunawan Yudi Haryanto, serta direktur operasi PT. PJB Investasi, Dwi Hartono.

Keenam saksi itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Sofyan Basir, atas kasus dugaan korupsi kesepakatan kontrak kerjasama pembangunan PLTU Riau-1.

Usai diperiksa, Iwan Agung Fristantara, mengatakan, semua saksi menyatakan tidak mengetahui terkait suap tersebut. Mereka bergegas langsung masuk ke mobilnya

Selain Iwan, hal serupa juga disampaikan Gunawan Yudi Haryanto, ia mengatakan tidak menau soal kasus suap yang menyeret mantan mentri sosial idrus marham tersebut.

Pemeriksaan terhadap keenam orang itu sangat diperlukan tim penyidik KPK, guna mendalami peran Sofyan Basir yang diduga berperan mengatur kesepakatan kerja sama proyek dengan pemegang saham Blackgold Natural Resources , Johannes Budistrisno Kotjo.

Tak hanya itu, tim penyidik juga akan menelusuri peranan jajaran direksi PT. PLN hingga pembangkitan Jawa-Bali dalam kesepakatan kerjasama pembangunan PLTU Riau-1 dari perencanaan hingga proses yang ditentukan. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Sofyan Basir Jalani Pemeriksaan Lanjutan
28-05-2019 | 16:43 wib

Peristiwa
KPK Periksa Mantan Dirut PLN Sebagai Tersangka
06-05-2019 | 11:40 wib

Peristiwa
Sejumlah Pejabat PLN Diperiksa Sebagai Saksi Sofyan Basir
25-04-2019 | 18:20 wib

Hukum
Dirut PLN Kembali Penuhi Panggilan Pemeriksaan Penyidik KPK
28-09-2018 | 13:28 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062