Peristiwa 

Festival Gunung Budheg, Ruwat Nagari Untuk Keselamatan Bangsa
Senin, 29-04-2019 | 21:20 wib
Oleh : Agus Bondan
Tulungagung - Warga Lereng Gunung Budeg Tulungagung , menggelar kirab budaya yang menyajikan budaya serta kearifan lokal wilayah sekitar Gunung Budeg. Dalam kirab budaya ini, di gelar pula ruwatan nagari dan umbul dungo atau doa bersama agar warga lereng Gunung Budeg terhindar dari niskala dan bencana. Serta untuk perkokoh rasa persatuan bangsa indonesia.


Diawali dengan pegelaran wayang kulit ruwatan nagari, bertempat di salah satu gubug area wanawisata Gunung Budeg Desa Tanggung , Kecamatan Campurdarat , Tulungagung. Kemudian menggelar kirab budaya dan festival Gunung Budeg. Ruwatan atau murwakala dilakukan dengan harapan warga terhindar dari bencana.

Ruwatan dihadiri warga dan sesepuh, serta pejabat pemerintahan disekitar Gunung Budeg. Dilanjutkan dengan kenduri umbul dungo yang dipimpin oleh sesepuh desa setempat. Dalam ritual umbul dungo ini juga ditempatkan beberapa pusaka tombak milik warga lereng Gunung Budeg. Serta diakhiri dengan purak ambeg ingkung lodho ayam serta nasi gurih .

Rangkaian kirab budaya dan festival Gunung Budeg  digelar secara sederhana. Di mana menyimbolkan kesederhanaan warga lereng Gunung Budeg dalam tata cara berkehidupan sehari-hari. Dilanjutkan dengan kirab budaya, mengarak sedekah pohon, sedekah hasil bumi, sedekah rojokoyo, dan kirab pusaka tombak, dari lereng Gunung Budeg hingga Balai Desa Tanggung .

Menurut Agus Utomo , Panitia Kirab Budaya dan Festival Gunung Budheg, bahwa kegiatan yang di gelar sudah ketiga kalinya. Untuk memberi pelajaran ke warga agar rajin bersedekah. Karena dengan bersedekah akan memberikan kemakmuran. "Dengan ruwatan nagari dan umbul dungo, berharap warga lereng gunung budeg terhindar dari niskala dan bala bencana, serta untuk perkokoh rasa persatuan bangsa Indonesia," kata Agus Utomo.

Kegiatan warga lereng Gunung Budeg ini selalu menarik antusias warga sekitar. Mereka dengan sabar menunggu prosesi kirab budaya. Wargapun berharap kegiatan seperti ini dilestarikan, karena sarat dengan nilai-nilai budaya leluhur. (pul)


Berita Terkait

02-09-2016 | 15:14
Warga Tulungagung Saksikan Gerhana Matahari dari Gunung...


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062