Dua CJH Asal Indonesia Dilarang Wukuf karena Terpapar Covid-19
Ratusan ASN Pemkab Bojonegoro Ikuti Rapid Tes, 8 Orang Dinyatakan Reaktif
Polda Jatim Buka Posko Pengaduan Untuk Korban Fetish
Diduga Sakit Jantung, Penjaga Perumahan Meninggal Mendadak
Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Isak Tangis
Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
Resmi, Nasdem Serahkan Rekomendasi Balon Bupati Pada Gagarin
Era New Normal, Dindik Madiun Tetap Larang KBM Tatap Muka
Puluhan Guru Jalani Rapid Test, Dinkes Madiun Rekomendasikan Karantina Mandiri
Partai Gerindra Resmi Turunkan Surat Rekomendasi Untuk Calon Petahana di Pilkada Trenggalek
Rekom Gerindra Untuk Bakal Calon Bupati Bambang Haryo Masih Menjadi Teka Teki
Butuh Uang Untuk Bertahan Hidup, Ibu Tiga Anak Jadi Pengedar Sabu-Sabu
Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Koni Jatim Gelar Rapid Tes di Malang, 3 Orang Reaktif



Hukum
Dirut Pertamina Nicke Widyawati Diperiksa 6 Jam
Kamis, 02-05-2019 | 17:38 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com  Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati menjalani pemeriksaan selama 6 jam sebagai saksi untuk tersangka dirut PT PLN non aktif Sofyan Basir terkait kasus dugaan suap proyek PLTU Riau I.
Nicke keluar dari ruang pemeriksaan penyidik KPK sekitar pukul 3 sore, dengan didampingi staf dari PT Pertamina, Nicke berusaha keluar dari kerumunan wartawan yang telah menunggunya.

Kepada media, Nicke mengaku pemeriksaannya sama dengan pemeriksaan dirinya beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, sebelum menjabat sebagai Dirut PT Pertamina, Nicke menduduki jabatan penting di PT PLN, yakni sebagai Direktur Niaga dan Managemen Resiko, setelah itu menjabat sebagai Direktur Perencanaan Korporat dan Direktur Pengadaan Strategis I.

Dalam putusan tipikor soal perkara suap PLTU Riau I, nama Nicke sempat muncul. Nicke yang saat itu menjabat Direktur Perencanaan PT PLN diketahui pernah menghadiri pertemuan pertama membahas proyek PLTU Riau I di Hotel Fairmont Jakarta.

Pertemuan itu dihadiri oleh Eni Maulani Saragih dan Johanes Koco yang telah divonis, Sofyan Basir yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka serta Direktur Pengadaan Startegis 2 PLN Supangkat Iwan Santoso.

Sofyan Basir ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap pembangunan PLTU Riau I, Sofyan diduga bersama sama atau membantu mantan wakil ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan mantan Mensos Idrus Marham menerima suap dari bos Blackgold Johanes Koco.(end)


Berita Terkait

Hukum
Dirut Pertamina Nicke Widyawati Diperiksa 6 Jam
02-05-2019 | 17:38 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062