Sekolah Siap Jalani Tatanan Baru New Normal
Dishub Tuban Ciptakan Garis Jaga Jarak Mirip di Moto GP
Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Bupati Intruksikan Tegas Lakukan Pembubaran Tempat Berkumpulnya Warga
KPU Butuh Tambahan Anggaran Rp 9 Miliar Untuk Penerapan Protokol Kesehatan
Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa



Tapal Kuda Dan Madura
Melestarikan Seni dan Budaya Bangsa, Belasan Peserta Ikuti Festival Ronjengan
Kamis, 02-05-2019 | 20:23 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com  Guna lebih meningkatkan kecintaan terhadap tradisi dan budaya bangsa Indonesia, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Panji Situbondo menggelar Festival Rojengan. Belasan peserta baik pelajar maupun kelompok ibu-ibu, ikut meramaikan gelaran tersebut. Festival rojengen ini dimeriahkan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Belasan peserta dari kelompok pelajar dan ibu-ibu mengikuti Festival Rojengan yang digelar SMKN 1 Panji Situbondo. Mereka berlomba untuk memainkan alat musik rojengan dalam memperingati Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei.
 
Untuk menghasilkan alunan musik yang asyik dan nyaman didengar, dibutuhkan kekompakan tim dalam menabuh rojengan. Lantunan suara musik dihasilkan dari sebuah kayu, yang dulunya digunakan sebagai penumbuk hasil panen pertanian.
 
"Kendati terbilang cukup sulit, para peserta tetap antusias untuk mengikuti Festival Rojengan dan mereka harus berlatih terlebih dahulu agar mampu memainkan rojengan," tutur Lilik Sugiarti, Ketua Dharma Wanita Wilayah Bondowos Situbondo.
Festival Rojengan ini digelar dengan tujuan meningkatkan rasa cinta generasi milenial terhadap tradisi dan budaya bangsa Indonesia.
 
"Kaum milenial merupakan bagian besar sebagai penerus tradisi dan budaya bangsa Indonesia, agar tidak terkikis budaya modernisasi. Pihak guru dan seniman di Kabupaten Situbondo, akan menggenjot anak - anak untuk lebih mencintai seni dan budaya warisan nenek moyang," ucap Suprihartono, Kasek SMKN 1 Panji.
 
Alat musik rojengan ini memiliki filosofi yang mengajarkan tentang kekompakan, kebersamaan, persatuan dan tali silaturahmi yang sangat kuat. Sebab jika para penabuh rojengan tidak kompak, maka tidak akan dapat menghasilkan alunan musik yang merdu dan asik untuk didengarkan.(end)
 




Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062