Polres Malang Kembali Membuat Kampung Tangguh di Kawasan Kepanjen
Jelang New Normal, Penjual Masker Raup Omset Jutaan Rupiah Tiap Harinya
Uji Coba New Normal, Tempat Layanan Publik Dan Pariwisata Jadi Sasaran
Kesiapan PT KAI Daop IX Jember Sambut Normal Baru
New Normal, Pemohon SIM Meningkat
Dispendukcapil Segera Jemput Bola Rekam KTP Pemilih Pemula
Telegram Kembangkan Fitur Reaksi Pesan
Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
Bursa Transfer: Pogba ke Juventus, Eks Pelatih Milan ke MU
Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif



Peristiwa
DPRD : Penyegelan Mess Persebaya Menunjukan Arogansi Pemkot
Jum'at, 17-05-2019 | 16:40 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com  DPRD Surabaya sangat menyesalkan penyegelan mess persebaya yang dilakukan tanpa komunikasi terlebih dahulu. Untuk itu, dalam waktu dekat Komisi C DPRD Surabaya akan memanggil Pemkot Surabaya untuk menjelaskan permasalahan penyegelan tersebut.
Armuji Ketua DPRD Surabaya mengatakan, untuk ke sekian kalinya Pemkot Surabaya kembali menunjukan sikap arogansi dan semena-menanya. Dengan secara tiba-tiba melakukan penyegelan mess Persebaya di Jalan Karanggayam, dengan alasan penyelamatan aset.

Politisi dari fraksi PDIP ini menegaskan, pihaknya sangat menyesalkan langkah Pemkot yang selalu menunjukan arogansinya, apalagi kondisi mess tersebut dalam posisi digunakan, kecuali tidak digunakan. Itu tidak menjadi masalah. "Penyegalan itu menunjukan ketidaktahuan Pemkot akan sejarah gedung tersebut atau ketidakpahaman pemkot pada olahraga," kata Armudji.

Armuji menegaskan itu atas dasar penyelamatan aset, harusnya Pemkot cukup melakukan pendataan. Tidak seharusnya pemkot melakukan penyegelan. Untuk itu, dalam waktu dekat Komisi C akan memanggil Pemkot.

Sementara itu Syaifuddin Zuhri, Ketua Komisi C DPRD Surabaya menambahkan, harusnya sebelum melangkah Pemkot terlebih dahulu melakukan komunikasi dengan pihak terkait, yakni manajemen Persebaya atau pihak terkait lainnya.

"Bukan tiba-tiba melakukan penyegelan. Apakah Pemkot takut aset itu akan hilang, pihaknya memastikan aset itu tidak akan hilang. Untuk itu, Komisi C akan mencari tahu dasar penyegelan dan akan dijadikan apa mess Persebaya ke depan," tutur Syaifuddin Zuhri.


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062