Metropolis 

Pemkot Surabaya Siapkan Konsep Revitalisasi Kawasan Peneleh
Sabtu, 18-05-2019 | 17:00 wib
Oleh : Ainul Khilmiah
Surabaya - Kawasan peneleh yang menjadi salah satu kampung tua di pinggiran utara Kota Surabaya ini, menarik perhatian Pemkot Surabaya. Dari hasil kunjungan di sejumlah situs bersejarah di Peneleh pada Sabtu (18/5) pagi tadi, Pemkot tengah berencana untuk mempersiapkan konsep revitalisasi kampung bersejarah di kawasan Peneleh Surabaya.


Tak hanya Jalan Karet, Jalan Panggung dan Jalan Kembang Jepun, kawasan Kampung Peneleh kini juga menjadi perhatian Pemkot Surabaya. Meski letaknya di tengah pemukiman warga, namun di seputar kawasan peneleh ini, ditemukan sejumlah situs bersejarah yang saling berkaitan.

Beberapa diantaranya, langgar dhuwur seketeng, makam tumpuk, hingga sumur jobong peninggalan majapahit. Sejumlah situs sejarah dari beberapa masa yang berbeda tersebut, rencananya akan di susun untuk membentuk cerita dalam revitalisasi yang akan direncanakan oleh Pemkot Surabaya.

Dalam sidaknya Sabtu (18/5) pagi tadi di sejumlah situs bersejarah di kawasan peneleh tersebut, Walikota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan, pihaknya akan mencoba untuk menyusun konsep revitalisasi yang bercerita dari kawasan peneleh.

Meski diakui upaya revitalisasi di kawasan tersebut, jauh lebih sulit dari pada merevitalisasi sejumlah kawasan tua lainnya yang hingga kini tengah dilakukan Pemkot Surabaya.

Seperti Jalan Panggung, Jalan Karet, dan Jalan Kembang Jepun yang dinilai tak memiliki cerita secara spesifik di dalamnya. Merangkai cerita sejarah antar peninggalan situs bersejarah yang ada menjadi tantangan tersendiri bagi Pemkot Surabaya, untuk merevitalisasi kawasan tersebut.

"Namun cerita sejarah bahkan dari sebelum jaman kolonial itulah, yang menjadi ketertarikan tersendiri dari kawasan Peneleh," kata Tri Risma Harini.

Meski diakui sudah menjadi kawasan cagar budaya, namun rencana perbaikan yang dilakukan nantinya tentu atas kesepakatan dengan pemilik bangunan tersebut. Ini karena situs-situs bersejarah di kawasan peneleh, masih ditinggali oleh warga, dan terletak ditengah pemukiman warga. (yos)


Berita Terkait

25-06-2019 | 16:40
Pemkot Masih Tunggu PT. KAI Bebaskan Lahan Frontage Won...

21-06-2019 | 19:07
Pemkot Akan Bangun Taman Kali Kedinding Senilai Rp 1 Mi...

21-06-2019 | 08:13
Atasi Kesemrawutan PPDB, Pemkot Madiun Akan Minta Siste...

20-06-2019 | 17:31
Gelar Tabur Bunga, Warga Gunung Anyar Desak Pemkot Pasa...


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062