Tolak Jual Tanah ke Pertamina, Warga Lurug BPN Tuban
Bobol Toko, Pemuda Gondrong Dimassa
Enam Tahanan Lapas Jombang Positif Covid 19
Dua CJH Asal Indonesia Dilarang Wukuf karena Terpapar Covid-19
Ratusan ASN Pemkab Bojonegoro Ikuti Rapid Tes, 8 Orang Dinyatakan Reaktif
Polda Jatim Buka Posko Pengaduan Untuk Korban Fetish
Diduga Sakit Jantung, Penjaga Perumahan Meninggal Mendadak
Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Isak Tangis
Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
Resmi, Nasdem Serahkan Rekomendasi Balon Bupati Pada Gagarin
Era New Normal, Dindik Madiun Tetap Larang KBM Tatap Muka
Puluhan Guru Jalani Rapid Test, Dinkes Madiun Rekomendasikan Karantina Mandiri
Partai Gerindra Resmi Turunkan Surat Rekomendasi Untuk Calon Petahana di Pilkada Trenggalek
Rekom Gerindra Untuk Bakal Calon Bupati Bambang Haryo Masih Menjadi Teka Teki



Mataraman
Doa Bersama Untuk Kedamaian Indonesia
Minggu, 26-05-2019 | 06:15 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com  Memanasnya suhu politik di Jakarta, yang berujung jatuhnya korban jiwa, membuat Forpimda dan ulama di Kabupaten Ngawi prihatin. Mereka menggelar doa bersama, setelah sholat tarawih, agar tuhan memberikan kedamaian bagi Indonesia.
Kegiatan doa bersama, Forpimda Kabupaten Ngawi Dan ulama, dilaksanakan di Masjid As Shabah Desa Sumber Bening Kecamatan Bringin. Aktivitas diawali dengan  sholat tarawih berjamaah, selain ratusan warga setempat, anggota TNI dan Polri juga ikut beribadah.

Sholat tarawih, dipimpin oleh Kyai Abdul Hamid, salah satu ulama yang dihormati warga setempat.  Merespon situasi politik pasca pemilu yang memanas, saat sholat witir, para jamaah membaca doa qunut nazilah, memohon kepada tuhan, agar terhindar dari segala marabahaya.

Setelah sholat berjamaah, forpimda dan ulama melaksanakan doa bersama untuk kedamaian negeri ini. Mereka berharap, agar kericuhan di Jakarta, yang menelan korban jiwa tidak meluas ke daerah lain.

Korban kerusuhan di Jakarta akibat sengketa  Pilpres mencapai delapan orang. Tak hanya peserta aksi, sejumlah warga sipil juga menjadi korban kerusuhan. (yos)




Berita Terkait

Peristiwa
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Polri Menangani Kerusuhan 22...selanjutnya
27-05-2019 | 05:11 wib

Peristiwa
Doa Bersama Untuk Kedamaian Indonesia
26-05-2019 | 06:15 wib

Peristiwa
Viral Video Brimob Hajar Pedemo, Ternyata Ini Faktanya
25-05-2019 | 11:27 wib

Metropolis
Puluhan Jurnalis, Polisi, Masyarakat Komunitas Terminal Gela...selanjutnya
24-05-2019 | 18:00 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062