Icip - Icip 

Oleh-Oleh Khas Madiun, Onde - Onde Durian dan Wedang Uwuh Serbuk
Jum'at, 07-06-2019 | 13:37 wib
Oleh : Tova Pradana
Madiun - Jika anda merasa bosan dengan oleh - oleh khas Madiun yang begitu begitu saja . Mungkin jajanan ini bisa anda jadikan oleh - oleh khas Madiun yang baru. Namanya onde - onde durian dan wedang uwuh dalam bentuk serbuk .


Di rumah Galery UMKM Desa Kepet Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun ini , Tiara Ayu mengkreasikan ide memasaknya membuat onde - onde durian. Berawal dari ide mengikuti lomba masakan berbahan dasar olahan pangan hasil bumi, Tiara membuat onde - onde yang berbeda dengan biasanya. Jika biasanya onde - onde berisi kacang hijau, namun dari tangan inovasi Tiara, onde - onde diisi dengan buah durian .

Buah durian merupakan buah yang tumbuh subur di wilayah lereng Wilis, termasuk di Desa Kepet. Untuk proses pembuatannya, sama seperti membuat onde - onde pada umumnya. "Hanya saja yang sedikit berbeda, selain menggunakan isian durian, namun wijen yang ditaburkan pun berbeda, tidak hanya menggunakan biji wijen putih, agar menambah hiasan, tetapi juga ditambahi biji wijen hitam," tutur Tiara Ayu.

Tidak hanya onde - onde dalam bentuk besar, Tiara bersama para ibu warga desa tersebut juga membuat olahan makanan lain berbahan dasar durian, namun berskala kecil.

Untuk satu bungkus onde - onde dibandrol dengan harga mulai Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu .

Selain onde - onde, warga desa Tileng juga membuat inovasi olahan rempah - rempah menjadi minuman yang menyehatkan dalam bentuk serbuk. Jika biasanya kita meminum segelas wedang uwuh penuh dengan isi rempah - rempah, kali ini dari ide Frangklin, wedang uwuh diolah dalam kemasan serbuk.

Ide pembuatan wedang uwuh dalam bentuk serbuk ini berawal saat akan mengikuti festival di Madiun berupa hari ulang tahun Kabupaten Madiun. Frangklin bersama para ibu mulai mengolah rempah-rempah menjadi serbuk yang siap diseduh.

Wedang uwuh ini terbuat dari berbagai macam dedauanan dan rempah. Proses pembuatannya pun sama, yakni daun - daun wedang uwuh seperti daun pala, cengkeh, kayu manis hingga jahe, dihaluskan terlebih dahulu . Caranya, dengan diblender dan dijadikan satu semua racikan rempah tersebut .

Setelah halus, cairan sari rempah dengan dicampur air secukupnya. Setelah disaring, kemudian bahan mentah wedang uwuh ini dimasak hingga kurang lebih 2 jam. Setelah dimasak hingga mengering, maka carian dasar uwuh tersebut, akan berubah menjadi sebuah kristal. Jadilah wedang uwuh dalam bentuk serbuk.

Untuk mengkonsumsinya, cukup menuangkan satu sendok makan serbuk uwuh ke dalam gelas dan dicampur dengan air panas. "Wedang uwuh buatan warga Desa Tileng ini banyak diminati masyarakat . Selain praktis , rempah - rempah yang diblender membuat wedang lebih kental rasanya," ujar Franklin, pembina produk wedang uwuh.

Tidak cuma dengan menggunakan air panas saja, namun serbuk wedang uwuh Srikandi Pokolimo ini juga dapat dinikmati dengan air dingin. Untuk satu kemasan serbuk dijual mulai dari harga Rp 3.000 ribu hingga Rp 90 ribu.(end)


Berita Terkait

13-06-2019 | 09:40
Kripik Tempe Khas Malang Diserbu Para Pemudik

08-06-2019 | 22:08
Sedang Diburu, Buah Siwalan dan Legen Oleh-Oleh Khas Tu...

08-06-2019 | 08:15
Minuman Khas Sari Dondong Salak Buat Lebaran

07-06-2019 | 13:37
Oleh-Oleh Khas Madiun, Onde - Onde Durian dan Wedang Uw...


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062