5 Perangkat Desa Sogo Kosong, Puluhan Peserta Ikuti Ujian Seleksi
Pelipatan Surat Suara Pilkada Tuban Terapkan Prokes
Dua Kementerian Tinjau Revitalisasi Pasar
PSI Surabaya Targetkan Kemenangan 70 Persen Untuk Paslon Eri-Armuji
UMK Kota Batu Naik Rp 25.000
16 Ribu Lebih Petugas Pemilih Jalani Rapid Test
Pandemi Covid 19 Karangtaruna Produksi Sabun Cair



Politik
Alasan MK Lebih Prioritaskan Selesaikan Sengketa Pilpres
Selasa, 11-06-2019 | 01:09 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com  Mahkamah Konstitusi (MK) punya batasan waktu untuk menyelesaikan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) untuk Pilpres 2019. Tercatat, MK memiliki batas waktu 14 hari untuk menyelesaikan sidang sengketa Pilpres 2019.
Sebagai informasi, sidang PHPU untuk Pilpres 2019 di MK dimulai, Jumat (14/4) besok. Dengan batasan waktu, maka sidang sengketa Pilpres 2019 berakhir pada Jumat (28/6).

"Sebab, sidangnya memerlukan waktu yang sangat singkat, ya. Kan, 14 hari harus sudah selesai," kata Ketua MK Anwar Usman ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (10/6).

Mengacu batasan waktu itu, MK memfokuskan sidang PHPU untuk Pilpres 2019. Meski di sisi lain, MK juga menerima sidang PHPU untuk Pileg 2019. "Betul (mendahulukan Pilpres 2019), kalau Pileg, nanti," ucap dia.

Selain itu, MK juga memastikan seluruh hakim yang akan memimpin sidang PHPU untuk Pilpres 2019, dalam kondisi fit. Dengan begitu, batas waktu 14 hari sidang PHPU untuk Pilpres 2019, tidak akan terganggu.

"Jadi, kami harus segar bugar. Kalau persiapan khusus, terkait hal-hal yang regulasi dan sebagainya, sudah siap," ucap dia.

Sebelumnya pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menolak hasil perolehan suara Pilpres 2019. Pasangan calon nomor urut 02 itu resmi mengajukan gugatan hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi, Jumat (24/5) malam.

"Kami sudah menyelesaikan permohonan sengketa hasil Pemilu 2019 untuk Presiden dan Wakil Presiden. Kami akan menyerahkan secara resmi. Dilengkapi dengan daftar alat bukti," ungkap ketua tim pengacara Prabowo - Sandiaga, Bambang Widjojanto saat menyerahkan dokumen gugatan pendaftaran ke MK, Jumat.(mg10/jpnn/end)
 




Berita Terkait

Politik
Alasan MK Lebih Prioritaskan Selesaikan Sengketa Pilpres
11-06-2019 | 01:09 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062