Peristiwa 

Pedagang Selongsong Ketupat Dadakan Ramaikan Jalan Protokol
Rabu, 12-06-2019 | 04:22 wib
Oleh : Heru Kuswanto
Ponorogo - Jelang lebaran ketupat yang dirayakan setiap 7 hari pasca lebaran, pedagang selongsong ketupat dadakan mulai memadati ruas jalan protokol. Salah satunya di Jalan Sukarno Hatta Ponorogo. Bagi warga Ponorogo, lebaran ketupat biasanya menjadi penanda berakhirnya lebaran di bulan Ramadhan.


Puluhan pedagang selongsong ketupat dadakan memadati pinggiran Jalan Sukarno Hatta Ponorogo, sejak tiga hari lalu. Pedagang dadakan sejak pagi sudah disibukan merangkai selongsong ketupat yang terbuat dari janur atau daun kelapa yang masih muda.

Bahkan keuntungan yang didapat pedagang selongsong ketupat dadakan ini cukup menggiurkan. Sebab satu ikat yang berisi 10 selongsong ketupat biasa dijual mulai Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu. Sementara dalam sehari mereka bisa menjual sedikitnya 700 ikat ketupat.

Bagi warga Ponorogo, tradisi lebaran ketupat merupakan tradisi tahunan yang sudah turun temurun. Yakni ketupat diisi beras dan disajikan dengan opor ayam dan diantar ke tetangga atau di mushola. Hal ini merupakan penanda sudah berakhirnya lebaran.

Selain menjual selongsong ketupat, pedagang juga menyediakan janur atau daun kelapa muda yang dijual Rp 3 ribu untuk sepuluh helainya.(end)




Berita Terkait

14-06-2019 | 16:02
Polres Kediri Kota Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Sem...

14-06-2019 | 04:25
Masyarakat Puger Banjiri Pesisir Pantai Selatan Jawa Pa...

13-06-2019 | 16:06
Jumlah Laka Lalin Menurun Selama Ops Ketupat Semeru 201...

13-06-2019 | 05:05
Wisata Lebaran Ketupat Sepanjang 2 Kilometer


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062