Peristiwa
Jual Gas Melon Diatas HET, 7 Pangkalan Disanksi Pertamina
Rabu, 12-06-2019 | 14:00 wib
Reporter : Rizqi Setiawan
Bondowoso pojokpitu.com  Sebanyak 7 pangkalan resmi gas LPG 3 kilogram di Bondowoso, terkena sanksi Pertamina. Sanksi berupa pengurangan jatah penjualan setelah terbukti menjual gas melon diatas harga eceran tertinggi pada musim lebaran lalu.
Ke 7 pangkalan nakal tersebut diantaranya 2 di Kecamatan Maesan, 1 di Kecamatan Pujer, 2 di Kecamatan Curahdami, 1 di kecamatan bondowoso, serta 1 pangkalan Kecamatan Pakem.

Sanksi setelah terbukti menaikkan harga gas melon hingga mencapai Rp 20 ribu per tabung pada masa lebaran lalu. Padahal harga eceren tertinggi hanya Rp 16 ribu untuk setabung gas LPG 3 kilogram.

Menurut Suhartono Kepala Bidang Usaha Perdagangan Diskoperindag Bondowoso,  ditemukannya pangkalan nakal tersebut setelah pihak Pertamina bersama pemerintah daerah melaksanakan operasi pasar LPG secara terus-menerus. "Sedangkan sanksi untuk 7 pangkalan, kami akan mengurangi alokasi stok penjualan. Namun jika masih saja menjual diatas harga tertinggi maka sanksi akan ditingkatkan menjadi skorsing, hingga pemutusan hubungan usaha," tambah Suhartono.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengimbau bahwa gas LPG 3 kilogram merupakan barang subsidi untuk rumah tangga miskin dan usaha mikro. Untuk warga dalam kategori mampu diimbau agar menggunakan LPG non subsidi seperti bright gas maupun LPG 12 kilogram. (pul)





Berita Terkait

Peristiwa
Diduga Oplos LPG Bersubsidi, Dua Warga Jombang Diamankan Pol...selanjutnya
14-08-2019 | 17:12 wib

Metropolis
Nekat Mengoplos LPG Bersubsidi, Pria Menganti Ditangkap Poli...selanjutnya
18-07-2019 | 12:36 wib

Peristiwa
Warga Rela Antri Berjam Jam Demi LPG Tiga Kilogram
16-07-2019 | 13:20 wib

Ekonomi Dan Bisnis
Gas LPG 3 Kg Sudah Rp 20 Ribu di Tingkat Konsumen Magetan
06-07-2019 | 20:05 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062