Pendidikan
Anak Tidak Diterima, Walimurid Protes Sistem Zonasi PPDB SMA
Selasa, 18-06-2019 | 07:15 wib
Reporter : Ega Patria
Madiun pojokpitu.com  Karena anak tidak diterima di sekolah unggulan, sejumlah walimurid geruduk kantor cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Bakorwil Madiun. Mereka menuntut pemerintah merubah sistem zonasi yang dianggap tidak adil.
Sejumlah walimurid menggeruduk kantor cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Bakorwil 1 Madiun. Mereka protes karena anak mereka tidak bisa masuk ke sekolah unggulan seperti di SMA 1 dan SMA 2 Kota Madiun  padahal masih dalam satu zonasi. Sayangnya, Kepala Cabang Dindik Jatim tidak berada di tempat.

Sementara itu, Aji Nugroho, perwakilan walimurid mengatakan, pihaknya meminta kepada pemerintah untuk merubah sistem zonasi yang dianggap gagal, karena bisa merugikan siswa yang pandai.

"Siswa yang nilainya rendah dengan jarak yang dekat bisa diterima, sedangkan anak dengan nilai tinggi dengan jarak yang sedikit jauh tidak diterima sekolah negeri," kata Aji Nugroho.

Sementara, Ketua DPRD Kota Madiun, Istono mengatakan, dirinya sudah mengkonfirmasi dengan pihak Dindik Provinsi Jatim bahwa untuk tanggal 18 Juni, walimurid bisa datang lagi ke kantor Dindik Provinsi Jatim guna bisa berdikusi dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim di Bakorwil Madiun.(end)


Berita Terkait

Pendidikan
Komisi A : Zonasi PPDB SMP Wajib Dilakukan
27-05-2017 | 09:19 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062