Dinsos Jatim Datangi Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun
Obat dan Vaksin Covid-19 Racikan Unair Masuk Tahap Uji Klinis
18 PAC PKB Sepakat Usung Cabup Dan Cawabup Dari Kader Internal
Sebanyak 664 Warga Sidoarjo Sembuh dari Covid 19
Saat Ini Baru Ada 9 Daerah Yang Rekomnya Sudah Turun Dari DPP PDIP
Kecelakaan Beruntun Satu Orang Luka Parah
Tim Gugus Penanggulangan Covid Lamongan Tak Akan Tutup Puskesmas Mantup
100 Dokter Alumni Gontor Ikut Partisipasi Penanganan Covid 19
Polisi Lacak Pelaku Tawuran Di Jam Malam Covid 19
Kesal Dengan Sikap Camat, Ratusan Petani Palawija dan Tambak Datangi Balai Desa
Panen, Petani Tebu Keluhkan Harga Gula Anjlok
Pasokan Bahan Baku Gula Terhambat, Buruh Pabrik Wadul Komisi B DPRD Jatim
Puluhan Santri Gontor Reaktif dan Diisolasi
Modus Baru, Bawa Mobil Pribadi Curi Kayu Sonokeling
KPU Kabupaten Malang : Soal Penyelenggaraan Pilkada Ada 3 Opsi



Mataraman
Bata Berserakan di Pekarangan Warga Diduga Candi
Rabu, 19-06-2019 | 02:10 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com  Warga di Nganjuk menemukan tumpukan batu bata merah di pekarangan kosong rumah warga. Warga menduga batu bata dengan ukuran lebih besar dari batu zaman sekarang ini, membentuk sebuah sebuah candi pada masa silam.
Berita Video : Bata Berserakan di Pekarangan Warga Diduga Candi
Ditemukan tumpukan bata merah berserakan di pekarangan warga Desa Kedungombo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk, yang diduga merupakan bangunan sebuah candi pada masa kerajaan.

Hal ini diperkuat setelah mengetahui bahwa tumpukan bata itu merupakan bata jenis bata kuno, yang tersetruktur ini merupakan sebuah candi, ditambah dengan lokasi penemuan berdekatan dengan aliran sungai.

Penemuan candi ini belum bisa diperkirakan kapan didirikannya serta masa kerajaan saat itu. Namun penemuan candi ini diperkirakan memiliki luas sekitar 7 sampai 10 meter persegi, dengan kondisi yang telah rusak ditumbuhi pepohonan dan semak-semak, dengan sebagian struktur tertimbun tanah yang belum diketahui pasti kedalamanya. 

Menurut penjelajah benda purbakala, Aris, tim arkelog sudah mendatangi lokasi ini pada beberapa bulan lalu dan diperkirakan merupakan bangunan candi, yang awal mulanya masyarakat sekitar menganggap punden, dengan ketinggian dari tanah satu meter lebih, berbentuk persegi emapat.

"Namun seiring dengan berjalannya waktu kondisi candi ini tak terawat hingga akhirnya mengalami kerusakan," kata Ars.

Sementara itu setelah ditemukannya candi ini, maka langkah selanjutnya akan dibersihkan serta melakukan kordinasi dengan dinas terkait. (yos)


Berita Terkait

Tempo Doeloe
Candi Brahu Peninggalan Kerajaan Majapahit Mulai Dibersihkan...selanjutnya
06-11-2019 | 22:14 wib

Tempo Doeloe
Hari Keempat Eskavasi, BPCB Temukan Struktur Pondasi Candi
10-10-2019 | 13:25 wib

Mlaku - Mlaku
Peserta Festival Panji Nusantara Jelajah Situs Candi Mirigam...selanjutnya
12-07-2019 | 22:15 wib

Peristiwa
Bata Berserakan di Pekarangan Warga Diduga Candi
19-06-2019 | 02:10 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062