Metropolis
BMKG Juanda Himbau Suhu Dingin dan Angin Kencang Saat Musim Kemarau
Sabtu, 22-06-2019 | 18:31 wib
Reporter : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com   Badan Klimatologi dan Geofisika Juanda, menghimbau warga Jatim waspada dengan fenomena alam tahunan seperti suhu dingin dan angin kencang saat musim kemarau saat ini.
Dari data BMKG udara dingin yang terjadi dibeberapa wilayah di Jawa Timur, disebabkan adanya hembus angin muson timur tenggara membawa massa udara dari benua australia yag bersifat dingin dan kering.

Fenomena gejala alam tahunan seperti udara dingin extrim hingga mencapai suhu derajat  hingga 16 derajat celsius yang terjadi di beberapa daerah saat ini, merupakan akibat dari peristiwa alam  yang disebabkan adanyahembus angin muson timur tenggara membawa massa udara dari benua australia yag bersifat dingin dan kering.

Dari data BMKG Juanda, saat ini  secara umum kondisi wilayah jawa timur yang sebagian besar sudah masuk musim kemarau akan bersifat panas dan kering pada siang hari. 

Sedangkan untuk malam hari dan pagi hari akan dingin, dengan suhu minimum di wilayah perkotaan 21 - 22 derajat celcius.  Namun untuk dataran tinggi suhu minimum nya bervariasi.

Terkait fenomena suhu udara dingin  yang terjadi pada musim kemarau Arif, prakirawan BMKG juanda,  menjelaskan suhu dingin pada musim kemarau disebabkan karena saat musim kemarau cerah dan tidak ada tutupan awan, dan radiasi sinar matahari yang diterima oleh bumi akan dipancarkan kembali ke angkasa pada malam harinya.

Semetra itu, terkait suhu dingain yang  terjadi  di beberapa wilayah di Jawa Timur, Arif menabahkan,  potensi suhu dingin terjadi saat ini tidak ada tutupan awan energi diteruskan secara besar besaran ke luar angkasa,  yang menyebabkan terjadingn tekana suhu dingin di musim kemarau.

Fenomena udara dingin tidak hanya terjadi di wilayah Jatim saja, wilayah Jawa Tengah dan Indonesia bagian selatan juga mengalami hal yang sama seperti NTB, NTT dan Bali.





Berita Terkait

Metropolis
Cuaca Buruk Melanda Perairan Gresik dan Bawean Hingga Tiga H...selanjutnya
12-08-2019 | 16:22 wib

Peristiwa
Anomali Cuaca, Petani Melon Merugi
18-07-2019 | 03:20 wib

Peristiwa
Lahan Kering, Petani Beralih Profesi Jadi Pencari Pasir dan ...selanjutnya
10-07-2019 | 07:30 wib

Peristiwa
Air Embung Dibuang, Belasan Hektar Tanaman Gagal Panen
03-07-2019 | 04:20 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062