Masih Ada Tahapan Lain, Yang Lulus SBMPTN Belum Tentu Diterima
Dik Doank Buka Suara Soal Lahan Kandank Jurank Digugat
Peringati Hut RI, Ibu-Ibu Berebut Sembako Gratis
Pasca Puluhan Tahun Mangkrak, Machfud Arifin Pelopori Hidupnya Langgar Gipoo
ODGJ Binaan Dinsos Ikuti Lomba Kemerdekaan Agustusan
Peringati Hari Kemerdekaan, Polisi Pakai Baju Pejuang
Belum Ada Renegosiasi Kontrak Persebaya dengan David Da Silva
Judi Dadu Digerbek, Dua Kakek Diamankan Polisi
Wisuda Drive Thru IAIN Jember, Wisudawan Naik Becak
Kericuhan Warnai Rencana Pembukaan Gembok Titd Kwan Sing Bio Tuban
Budidaya Tanaman Porang Lebih Ekonomis dan Menguntungkan
Jumlah Perawat Meninggal Dunia Akibat Corona Bertambah Menjadi 21 Orang
Upacara Akan Dibatasi, Baik Pasukan, Pengibar Bendera dan Undangan
Upacara Harjakasi ke-202 Situbondo Dilakukan Secara Virtual
Cangkruan Bersama Ojek Online, Demi Menjaga Kerukunan



Hukum
Divonis 4 Tahun Karena Korupsi, Yayuk Puji Lestari Masih Cengengesan
Selasa, 02-07-2019 | 13:30 wib
Reporter : Tova pradana
Yayuk divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta, sekaligus diwajibkan mengebalikan kerugian negara sebesar Rp 426 juta. Foto: Tova pradana
Madiun pojokpitu.com  Kejari Kabupaten Madiun mengesekusi Yayuk Puji Lestari, mantan Ketua Tim Verifikasi PNPM-MPD Kecamatan Pilangkeceng . Esekusi dilakukan berdasarkan keputusan Makamah Agung yang mengabulkann kasasi Jaksa Penuntut Umum.
Yayuk Puji Lestari dijemput dari rumahnya di Desa Kedungbanteng Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Setelah itu digelandang ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun oleh tim penyidik pidana khusus. Mantan ketua tim verifikasi PNPM Mandiri Kecamatan Pilangkenceng terkesan tanpa penyesalan saat menjalani pemeriksaan dan penandatanganan berkas .

Kepala Sub Seksi Upaya Hukum Luar Biasa, Esekusi dan Eksaminasi Kajari Kabupaten Madiun Hendradi Imam Santoso menyatakan, eksekusi berdasarkan , keputusan Makamah Agung yang memutuskan menahan terpidana tindak pidana korupsi Yayuk Puji Lestari di Lapas Kelas 2 Madiun selama 4 tahun penjara. Serta membatalkan keputusan Pengadilan Tinggi Surabaya yang memvonisnya 2 tahun kurungan penjara.

"Selain itu Yayuk juga harus membayar denda Rp 200 juta dan mengembalikan sisa kerugaian negara sebesar Rp 426 juta, dari total kerugian sebesar Rp 781,8 juta," kata Hendradi Imam Santoso. (pul)


Berita Terkait

Peristiwa
Ketua DPRD Ini Pukulan Keras Untuk Dinas Lingkungan Hidup
14-01-2020 | 18:30 wib

Hukum
Telisik Lebih Dalam, Kejari Cium Ada Tersangka Baru
14-01-2020 | 10:30 wib

Hukum
LSM Pertanyakan Keseriusan Kejaksaan Ungkap Indikasi Korupsi...selanjutnya
08-07-2019 | 13:07 wib

Hukum
Divonis 4 Tahun Karena Korupsi, Yayuk Puji Lestari Masih Cen...selanjutnya
02-07-2019 | 13:30 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062