Proyek Irigasi Sawah Diduga Salahi Spesifikasi
Sebanyak 600 Santri Al Izzah Diisolasi
Warga Tolak Penggusuran Oleh Pihak Kebun PT.Glen Nevis
Modal Pertemanan, Seorang Ibu Harus Tebus Sertifikatnya Sendiri Rp 350 Juta
Adu Banteng Truk,Penyelamatan Supir Berlangsung Dramatis
Walikota Waspadai Klaster Baru, Imbau Warga Disiplin Prokes
Jatuh Bangun Para Seniman dan Komedian di Tengah Pandemi
Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Khofifah Bagikan Bantuan Kesehatan, Uang Tunai dan Sembako untuk Bakorwil V
Warga Keluhkan Sulit Mendapatkan Gas Lpg 3 Kg
DPRD Desak In Lounge Pub dan Karaoke Ditutup Total
Pengenaan Denda Perdana Banyak Warga Kaget dan Tidak Siap Uang Denda
Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jembatan Penghubung Magetan-Ponorogo Mulai Diperbaiki
Dewan Desak Pemerintah Daerah Keluarkan Aturan Tegas Terkait Jebakan Tikus



Pantura
Petugas Gabungan Grebeg Pabrik Miras di Tepi Jalur Pantura
Senin, 08-07-2019 | 14:06 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com  Petugas gabungan dari Polisi, TNI dan Satpol PP Kabupaten Tuban, kembali menggerebeg pabrik miras jenis arak di wilayah setempat. Kali ini petugas menggerebeg sebuah pabrik arak berskala besar yang beroperasi di sebuah gudang di tepi jalur pantura.
Petugas gabungan dari Polisi, TNI dan Satpol PP Tuban menggerebeg sebuah pabrik miras jenis arak, milik Suyono, di gudang tua di tepi jalur pantura Tuban, tepatnya di Jalan Raya Tuban-Surabaya, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Tuban.

Para petugas kaget, lantaran tidak mengira jika tempat yang ada di pinggir jalur nasional itu menjadi tempat produksi miras. Bahkan, pelaku terbilang nekat dengan melakukan produksi arak dengan skala cukup besar.

Dalam sehari, pelaku bisa memproduksi sebanyak 33 dus arak, setiap dus berisikan 12 botol ukuran 1,5 liter. menurut pelaku, arak itu dijual ke bojonegoro dengan harga 300 ribu rupiah setiap dus.

Dihadapan petugas, pelaku, Suyono, yang sebelumnya bekerja sebagai petani ini mengaku, nekat menjadi produsen arak sejak dua bulan terakhir, lantaran himpitan ekonomi.

AKBP Nanang Hariyono, Kapolres Tuban, menjelaskan, penertiban pabrik miras ilegal jenis arak ini dilakukan petugas gabungan berdasarkan laporan dari warga.

Dari lokasi kejadian, petugas berhasil mengamankan barang bukti lebih dari seribu liter arak siap edar, ribuan liter baceman, bahan baku produksi serta alat produksi arak. "Pabrik arak berskala besar ini telah beroperasi sekitar dua hingga tiga bulan," jelas AKBP Nanang Hariyono.

Seluruh barang bukti dan pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Tuban untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara pelaku terancam dijerat undang-undang pangan nomor 18 tahun 2012 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Polisi Tetapkan Tersangka Pemilik Usaha Pabrik Miras
20-03-2019 | 05:33 wib

Peristiwa
Pabrik Miras Trobas Digrebeg Polisi, Pemilik Masih Buron
09-04-2018 | 17:41 wib

Peristiwa
Petugas Grebek Pabrik Arak Berkedok Kandang Ayam di Tuban
29-03-2018 | 01:13 wib

Peristiwa
SANGAR, Kakak-Adik Operasikan Pabrik Miras di Bunker Bawah T...selanjutnya
29-01-2018 | 11:27 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062