Peristiwa
Lahan Kering, Petani Beralih Profesi Jadi Pencari Pasir dan Batu
Rabu, 10-07-2019 | 07:30 wib
Reporter : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com  Petani Kabupaten Magetan yang tinggal di daerah kekeringan harus banting setir saat musim kemarau, mencari profesi lain. Hal ini karena tidak bisa menggarap sawah mereka.
Sebagian petani di Desa Joketro Kecamatan Parang Kabupaten Magetan, beralih profesi mencari pasir dan batu di sungai dekat rumah mereka.

Aliran air yang sudah mengering sejak musim kemarau ini, menjadi lahan baru bagi mereka untuk mengais rejeki. Profesi mencari rupiah di sungai dekat embung desa setempat ini dilakoni para petani karena sawah mereka tak lagi bisa digarap pasca dilanda kekeringan.

Salah satu warga pencari pasir, Abdul Qodir, mengaku, dalam sehari ia bisa menghasilkan uang 100 hingga 150 ribu rupiah dalam sehari. Ia bekerja mencari pasir beserta istrinya.

Profesi ini selalu dijalaninya setiap tahun memasuki musim kemarau, karena mereka tak lagi bisa menggarap sawah lahan pertaniannya.

Kecamatan Parang termasuk Desa Joketro merupakan salah satu daerah kekeringan, di Kabupaten Magetan. Hektaran sawah tak bisa digarap saat musim kemarau,karena tak ada sumur dalam.

Air embung yang ada tidak mencukupi untuk mengairi luasan sawah para petani, yang mencapai 10 hektar lebih tersebut. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Cuaca Buruk, Nelayan Pulau Gili Ketapang Tidak Berani Melaut...selanjutnya
13-09-2019 | 00:15 wib

Peristiwa
Cuaca Buruk, Tangkapan Ikan Merosot
31-08-2019 | 13:21 wib

Ekonomi Dan Bisnis
Cuaca Ekstrim, Produksi Strawbery Turun Terserang Penyakit C...selanjutnya
30-08-2019 | 02:05 wib

Peristiwa
Cuaca Buruk, Pelabuhan Jangkar Tutup Sementara Pelayaran Tuj...selanjutnya
13-08-2019 | 22:10 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062