Susur Sungai, Bupati Temukan Sampah Popok Bayi Potensi Mencemari
Polisi Gelar Rekontruksi Kasus Pengeroyokan Berujung Kematian
Derita Bocah 5 Tahun, Setelah Kaki Kanannya Harus Diamputasi
Pasca Kiyai Kampung Tarik Dukungan, Wakil Ketua Pemenangan Kelana Angkat Bicara
Warga Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Pohon Jati
Diduga Langgar Netralitas, ASN di Banyuwangi Dilaporkan ke Bawaslu
Polisi Temukan Sapi Korban Pencurian
Kelabui Petugas, Miras Disembunyikan di Ladang Jagung
Pembelajaran Tatap Muka, Dindik Cek Kesiapan Sekolah
Paslon 2 Machfud-Mujiaman Siapkan 12 Ribu Saksi Tangguh Maju
Pemerintah Jatim Terus Mengelar Sinergi Forkopimda Untuk Ciptakan Pilkada Aman Damai
Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaan di Kamar
Penyekatan Massa Demo di Depan Gedung DPRD
Dua Rumah dan Satu Gudang Penyimpanan Solar Ludes Terbakar
Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan



Tapal Kuda Dan Madura
Puncak Hut Bhayangkara, Polisi Gelar Lomba Tradisional
Rabu, 10-07-2019 | 16:50 wib
Reporter : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com  Hari jadi Bhayangkara yang ke-73 puncaknya pada hari ini, Polres Pasuruan menggelar perlombaan tradisional. Bahkan lomba tersebut sengaja digelar di tengah-tengah masyarakat, dengan melestarikan lomba- lomba tradisional serta semakin mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat.
Puncak hari jadi Bhayangkara ke-73 Polres Pasuruan digelar di lapangan Desa Jeruk Purut Kecamatan Gempol, tepat di lereng gunung penanggungan yang sejuk dan indah.

Berbagai macam kegiatan seperti perlombaan tradisional yang dulunya memasyarakat, namun kini mulai ditinggalkan dengan kemajuan tekhnologi.

Keserusan tiap peserta terlihat untuk saling memenangkan setiap perlombaan yang diikuti, seperti panjat pinang peserta harus berlomba- lomba untuk dapat memanjat sampai puncak agar mendapatkan hadiah yang sudah disediakan.

Tak hanya lomba panjat pinang, keseruan juga terlihat di lomba tangkap belup dimana peserta sampai terjatuh, nangkap belut karena kesulitan hingga terjatuh akibat licinnya belut.
Sementara yang menarik perhatian adalah lomba makan krupuk, dimana lomba ini peserta jajaran Forkopimda yang adu cepar makan kerupuk.

Wakapolres Pasuruan, Kompol Supriyono, mengatakan, tidak hanya tni polri yang ikut dalam perlombaan ini. Namun juga masyarakat umum ikut dalam setiap perlombaan yang di gelar di lapangan desa tersebut, mulai dari panjat pinang, tangkap belut, makan kerupuk, dan beberapa perlombaan tradisional lainnya.

Dengan kegiatan ini yang memasyarakat, nantinya Polri dan masyarakat bisa erat dalam berbagai hal, diawali dengan kegiatan yang bersifat hiburan ini. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Kado HUT Bhayangkara, Polisi Blitar Ciptakan Lagu Pandemi
02-07-2020 | 09:27 wib

Metropolis
HUT Bhayangkara, Kapolda Jatim Intruksikan Untuk Tekan Covid...selanjutnya
01-07-2020 | 18:17 wib

Metropolis
HUT Bhayangkara ke-74, Jokowi Minta Polri Humanis Tetapi Teg...selanjutnya
01-07-2020 | 17:05 wib

Peristiwa
Ratusan Pelajar dan Masyarakat Umum Ikuti Lomba Menembak Sen...selanjutnya
27-07-2019 | 17:52 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062