Proyek Irigasi Sawah Diduga Salahi Spesifikasi
Sebanyak 600 Santri Al Izzah Diisolasi
Warga Tolak Penggusuran Oleh Pihak Kebun PT.Glen Nevis
Modal Pertemanan, Seorang Ibu Harus Tebus Sertifikatnya Sendiri Rp 350 Juta
Adu Banteng Truk,Penyelamatan Supir Berlangsung Dramatis
Walikota Waspadai Klaster Baru, Imbau Warga Disiplin Prokes
Jatuh Bangun Para Seniman dan Komedian di Tengah Pandemi
Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Khofifah Bagikan Bantuan Kesehatan, Uang Tunai dan Sembako untuk Bakorwil V
Warga Keluhkan Sulit Mendapatkan Gas Lpg 3 Kg
DPRD Desak In Lounge Pub dan Karaoke Ditutup Total
Pengenaan Denda Perdana Banyak Warga Kaget dan Tidak Siap Uang Denda
Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jembatan Penghubung Magetan-Ponorogo Mulai Diperbaiki
Dewan Desak Pemerintah Daerah Keluarkan Aturan Tegas Terkait Jebakan Tikus



Mataraman
Kirab 73 Tumpeng Mewarnai Prosesi Tasyakuran Hari Bhayangkara
Rabu, 10-07-2019 | 17:00 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com  Kirab 73 tumpeng yang dilakukan jajaran anggota kepolisian Polres Mojokerto, anggota TNI, tokoh agama dan budayawan, mewarnai prosesi peringatan dan tasyakuran hari bhayangkara yang berlangsung di lapangan Kecamatan Jatirejo,Kabupaten Mojokerto. Seusai diarak, puluhan tumpeng dimakan bersama sama sebagai simbol kita semua bersaudara.
Sebanyak 73 tumpeng ini diarak keliling kampung oleh anggota kepolisian dari jajaran Polres Mojokerto, bersama anggota TNI, tokoh agama, budayawan dan masyarakat dari perempatan Jalan Raya Sumengko menuju lapangan Kecamatan Jatirejo,Kabupaten Mojokerto.
 
Prosesi kirab 73 tumpeng yang dikemas seperti kebudayaan pada zaman mojopahit ini, cukup menarik perhatian masyarakat di Kecamatan Jatirejo,Kabupaten Mojokerto, yang ikut memadati jalan dan lapangan jatirejo. Sedangkan 73 tumpeng yang diarak keliling kampung ini, disesuaikan dengan hari peringatan HUT Bhayangkara yang ke 73 tahun.
 
Kompol Toni Sarjaka,Waka Polres Mojokerto, menjelaskan, suasana kebersama dalam kirab 73 tumpeng hari Bhayangkara ini sebagai wujud kita semua bersaudara dan tidak ada lagi yang namanya permusuhan.
 
Sementara itu, kirab 73 tumpeng hari bhayangkara yang berlangsung di lapangan Kecamatan Jatirejo ini, diakhiri dengan pertunjukan kesenian bantengan,hal ini juga bertujuan untuk melestarikan kebudayaan zaman dulu. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Kado HUT Bhayangkara, Polisi Blitar Ciptakan Lagu Pandemi
02-07-2020 | 09:27 wib

Metropolis
HUT Bhayangkara, Kapolda Jatim Intruksikan Untuk Tekan Covid...selanjutnya
01-07-2020 | 18:17 wib

Metropolis
HUT Bhayangkara ke-74, Jokowi Minta Polri Humanis Tetapi Teg...selanjutnya
01-07-2020 | 17:05 wib

Peristiwa
Ratusan Pelajar dan Masyarakat Umum Ikuti Lomba Menembak Sen...selanjutnya
27-07-2019 | 17:52 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062