Proyek Irigasi Sawah Diduga Salahi Spesifikasi
Sebanyak 600 Santri Al Izzah Diisolasi
Warga Tolak Penggusuran Oleh Pihak Kebun PT.Glen Nevis
Modal Pertemanan, Seorang Ibu Harus Tebus Sertifikatnya Sendiri Rp 350 Juta
Adu Banteng Truk,Penyelamatan Supir Berlangsung Dramatis
Walikota Waspadai Klaster Baru, Imbau Warga Disiplin Prokes
Jatuh Bangun Para Seniman dan Komedian di Tengah Pandemi
Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Khofifah Bagikan Bantuan Kesehatan, Uang Tunai dan Sembako untuk Bakorwil V
Warga Keluhkan Sulit Mendapatkan Gas Lpg 3 Kg
DPRD Desak In Lounge Pub dan Karaoke Ditutup Total
Pengenaan Denda Perdana Banyak Warga Kaget dan Tidak Siap Uang Denda
Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jembatan Penghubung Magetan-Ponorogo Mulai Diperbaiki
Dewan Desak Pemerintah Daerah Keluarkan Aturan Tegas Terkait Jebakan Tikus



Peristiwa
Tujuh Kali Curi Rokok, Karyawan Toko yang Juga Ketua RT Diciduk Polisi
Senin, 15-07-2019 | 16:51 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com  Bekerja di sebuah toko grosir selama 8 tahun lamanya, karyawan toko di wilayah Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, nekad melakukan pencurian saat barang datang. Kini karyawan dan juga Ketua RT harus berurusan dengan Polsek Turen.
Jumai (50) warga Desa Jeru, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, yang harus berurusan dengan Satreskrim Polsek Turen lantaran melakukan pencurian di toko tempatnya bekerja.

Pelaku yang juga sebagai Ketua RT di daerahnya itu, seharusnya menjadi panutan bagi warganya, malah memberikan contoh buruk, yang bisa merugikan orang lain atas perbuatannya.

Faktor ekonomi menjadikan alasan Jumai melakukan pencurian rokok dalam jumlah besar setiap barang datang untuk diturunkan di toko tersebut. Jumai sudah mempersiapkan kardus kosong untuk menaruh barang curiannya.

"Dirinya juga tidak mengambil barang lainnya, selain rokok yang tergolong mudah untuk dijual kembali. Setiap menurunkan barang dirinya mampu mencuri kisaran satu bal yang dijual laku Rp 2,8 juta di toko lainnya," kata Iptu Soleh Masudi, Panit Reskrim Polsek Turen.

Pelaku mengaku tega berbuat demikian lantaran faktor ekonomi yang dirasa kurang, dan gaji yang diperoleh sebagai karyawan toko tersebut tidaklah cukup dan harus melakukan pencurian tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku Jumain diganjar dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian yang dilakukan di siang hari, dengan ancaman hukumannya maksimal hingga 5 tahun kurungan penjara.(end)


Berita Terkait

Peristiwa
Swalayan Dibobol, Ratusan Pak Rokok Dan Uang di Brankas Raib...selanjutnya
17-09-2020 | 15:17 wib

Peristiwa
Toko Ikan Hias Dibobol, Arwana Senilai Belasan Juta Rupiah D...selanjutnya
12-09-2020 | 18:53 wib

Peristiwa
Melawan Pelaku Pencurian Sapi Ditembak Kakinya
12-09-2020 | 11:23 wib

Peristiwa
Ngaku Guru, Seorang Pemuda Curi Hp Milik Siswi SMP
09-09-2020 | 23:26 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062