Ratusan ASN Pemkab Bojonegoro Ikuti Rapid Tes, 8 Orang Dinyatakan Reaktif
Polda Jatim Buka Posko Pengaduan Untuk Korban Fetish
Diduga Sakit Jantung, Penjaga Perumahan Meninggal Mendadak
Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Isak Tangis
Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
Resmi, Nasdem Serahkan Rekomendasi Balon Bupati Pada Gagarin
Era New Normal, Dindik Madiun Tetap Larang KBM Tatap Muka
Puluhan Guru Jalani Rapid Test, Dinkes Madiun Rekomendasikan Karantina Mandiri
Partai Gerindra Resmi Turunkan Surat Rekomendasi Untuk Calon Petahana di Pilkada Trenggalek
Rekom Gerindra Untuk Bakal Calon Bupati Bambang Haryo Masih Menjadi Teka Teki
Butuh Uang Untuk Bertahan Hidup, Ibu Tiga Anak Jadi Pengedar Sabu-Sabu
Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Koni Jatim Gelar Rapid Tes di Malang, 3 Orang Reaktif
Razia Masker di Tuban, Sejumlah Pelanggar Kabur



Olah Raga
Porprov Usai Digelar, Sejumlah Pertandingan Masih Disoal
Selasa, 16-07-2019 | 17:21 wib
Reporter : Ambari Taufiq
Tuban pojokpitu.com  Pekan Olahraga Provinsi Porprov VI Jatim 2019 telah selesai digelar. Pesta olahraga se-Jatim yang dipandang sukses ini ternyata masih meninggalkan permasalahan. Beberapa pertandingan cabor sempat kacau di lapangan. Hal ini harus diselesaikan dengan KONI Jatim selaku Penanggung Jawab Porprov.
Seperti final cabor hoki yang dilaksanakan di lapangan samping Gelora Joko Samudra. Pada pertandingan ini sampai terjadi pemukulan antar pemain dengan pihak managemen. Penyebabnya, tidak puas dengan keputusan wasit yang memenangkan tuan rumah.

Tidak hanya cabor hoky, cabor aeromodeling juga demikian. Pada cabor dirgantara sing yang digelar di Kedungpring Lamongan juga ricuh. Surabaya yang merasa dirugikan menyatakan protes nang pada panitia karena juri dinilai membela Sohibul Bet atlet Lamongan.

Paling parah, final cabor sepakbola pada pertandingan tuan rumah Tuban melawan Sidoarjo. Pihak Sidoarjo yang merasa dirugikan, tidak terima dengan keputusan wasit. Wasit yang memimpin pertandingan dikeroyok dan ditendang oleh para pemain Sidoarjo, karena wasit dianggap membela tuan rumah Tuban. Pertandingan final akhirnya dimenangkan Tuban 2-1.

Ketua KONI Sidoarjo Frangky Efendy dengan official Sidoarjo menyatakan tidak terima dengan keputusan wasit yang tidak imbang alias membela tuan rumah.

"Pihak KONI Sidoarjo meminta kepada pihak yang memiliki wewenang dan kepentingan harus segera menyelesaikan masalah ini, agar pembinaan ini tidak semau sendiri, dan atlet bertanding di lapangan sesuai kemampuan," tutur Frangky.  

Bila tidak segera diselesaikan, pihak Sidoarjo tidak akan mengikuti Porprov tahun 2021 di Jember Raya.(end)


Berita Terkait

Pendidikan
Dinas Pendidikan Jatim Beri Kemudahan Atlet Pindah Sekolah
05-12-2019 | 02:10 wib

Olah Raga
Bonus Peraih Mendali Porprov 2019 Akhirnya Cair
02-08-2019 | 21:13 wib

Olah Raga
Kabupaten Situbondo Siap Menjadi Tuan Rumah Porprov ke-7
27-07-2019 | 10:02 wib

Peristiwa
Porprov Jatim Atlet Sumenep Raih 11 Medali
22-07-2019 | 19:26 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062