Peristiwa
Sabhara Polres Banyuwangi Grebek Toko Penjual Arak dan Tuak
Jum'at, 19-07-2019 | 11:20 wib
Dari hasil penggerebekan ini, polisi berhasil mengamankan ratusan liter miras tradisional yang dikemas rapi di dalam jeriken, dan botol air mineral. Foto Handoko
Banyuwangi pojokpitu.com  Tim Buser Satuan Sabhara Polres Banyuwangi menggrebek sebuah toko yang menjual minuman keras tradisional jenis arak dan tuak di Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Banyuwangi, Jumat (19/7) dini hari.
Berita Video : Sabhara Polres Banyuwangi Grebek Toko Penjual Arak dan Tuak
Penggerebekan dilakukan polisi lantaran banyaknya laporan masyarakat yang resah akan banyaknya peredaran miras yang ada di desanya. Saat didatangi petugas, pemilik toko berinisial PN (46) sempat mengelak tak menjual miras jenis arak, dan tuak. Namun polisi tak percaya begitu saja. Polisi yan berpakaian preman ini langsung menggeledah seluruh bagian rumah, hingga ke dalam kamar pemilik toko.

Awalnya petugas tidak menemukan apa-apa di dalam kamar tersangka. Namun saat petugas melakukan penggeledahan di dalam dapur, polisi mencurigai adanya tumpukan kardus yang ada di bawah tempat mencuci piring milik pemilik toko. Benar saja, saat polisi membuka beberapa kardus ini, ratusan botol, dan puluhan jeriken berisi miras jenis arak, dan tuak berhasil ditemukan.

Temuan ini membuat pemilik toko tak bisa mengelak lagi. Setelah dihitung, barang bukti miras tradisional ini langsung diamankan petugas.

Tak berhenti di sini saja, petugas juga melakukan penggeledahan hingga ke bagian belakang luar rumah. Dari hasil penggeledahan ini, polisi menemukan puluhan jeriken , dan ratusan botol air mineral kosong yang diindikasi akan digunakan pemilik toko untuk mengemas arak, dan tuak untuk diperjual belikan.

Menurut AKP Basori Alwi,Kasat Sabhara Polres Banyuwangi, dari hasil penggerebekan ini, polisi berhasil mengamankan ratusan liter miras jenis arak, dan tuak yang di kemas ke dalam sembilan jeriken kecil, 12 botol besar, dan 65 botol kecil air mineral.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pemilik toko beserta ratusan liter arak dan tuak langsung dibawa ke Mapolres Banyuwangi.

Peredaran miras tradisional di Banyuwangi ini seperti tak ada habisnya. Harganya yang relatif murah namun memabukkan, membuat miras ini banyak dikonsumsi banyak orang, tak terkecuali oleh anak muda. (pul)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062