Sosok
Kisah Pilu, Nenek Amur Tinggal di Gubuk Reyot
Minggu, 21-07-2019 | 05:10 wib
Reporter : Moh. Hasan
Nenek Amur tinggal digubuk reyot yang terbuat dari anyaman bambu. Setiap hari hanya mengkonsumsi singkong yang direbus, dengan lauk ikan pindang. Saat ini si nenek juga mengalami lumpuh dan penglihatan sudah kabur. Foto: Moh. Hasan
Pamekasan pojokpitu.com  Kehidupan yang layak dan makmur belum diperoleh seluruh warga negara Indonesia. Salah satunya dialami nenek Amur yang tinggal di pedalaman Kabupaten Pamekasan.
Potret kemiskinan itu berada di Dusun Janglateh Barat Desa Campor Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan. Nenek Amur yang telah berumur 75 tahun, tinggal di sebuah gubuk reyot dengan luas hanya 3 x 4 meter. gubuk tersebut terbuat dari dinding anyaman bambu.

Nenek Amur sebenarnya memiliki 3 anak. Namun anak yang laki laki sudah meninggal dunia, dan tinggal dua perempuan Suliha dan Sumairah. Nenek Amur hanya bisa duduk di sebuah musholla yang ada di samping rumah reyotnya. Dia tinggal sendiri di musholla dilengkapi dengan alas tidur.

Di setiap harinya nenek amur hanya menkonsumsi ketela pohon yang ada di samping rumah dan ditambah lauk ikan. Nenek Amur mengaku masih sakit pada kakinya yang lumpuh serta penglihatannya yang kabur .

"Sehari makan tiga kali dengan ikan pindang dan singkong yang ada di samping rumah, tidak bisa kerja karena masih mengalami sakit lumpuh," kata Nenek Amur

Sumairah yang merupakan anak ketiga dari Nenek Amur menuturkan, ibunya hanya makan ketela pohon yang direbus dan ikan seadanya. Sebab tidak memiliki beras untuk dimakan. Pernah sesekali si nenek teriak memanggil anaknya untuk minta makan, atau saat sakit maagnya kambuh. "Tidak kami bawa ke dokter karena tidak memiliki biaya untuk berobat," kata Sumairah.

Sementara itu saat Nenek Amur teriak minta makan, warga sekitar merasa iba dan memberikan bantuan makanan. Terkadang memberikan nasi serta sayur dan lengkap dengan ikannya. "Mbah amur tidak lagi tinggal di rumahnya karena takut roboh," tambah Sumairah. (pul)


Berita Terkait

Politik
Kurun Waktu Enam Bulan Ini Angka Kemiskinan di Jatim Menurun...selanjutnya
17-07-2019 | 11:00 wib

Peristiwa
Duh, Angka Kemiskinan di Pedesaan Masih 15.2 Persen
14-03-2019 | 18:11 wib

Peristiwa
Bupati Minta Pengusaha Ikut Entaskan Kemiskinan
23-11-2018 | 19:02 wib

Peristiwa
15 Persen Penduduk Pacitan Hidup di Bawah Garis Kemiskinan
07-03-2018 | 02:10 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062