Hukum
KPK Tetapka 4 Tersangka Baru Korupsi E KTP
Rabu, 14-08-2019 | 11:33 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com  Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan 4 terangka dalam kasus korupsi KTP elektronik yang merugikan negara Rp 2,3 triliun.
Penetapan tersangka baru setelah dilakukan pengembangan penyelidikan dan fakta persidangan. KPK kembali menjerat 4 orang tersangka, yaitu mantan anggota DPR RI periode 2014-2019, Miryam S Haryani, Direktur Utama Perum Percetakan Negara sekaligus konsorsium PNRI Isnu Edi Wijaya. Ketua tim teknis informasi dan tekhnologi penerapan KTP elektronik PNS di BPPT Husni Fahmi, dan Direktur Utama PT Sandipala Arthapura, Paulus Tamos.

Empat tersangka tersebut dijerat pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 undang nomor 31 tahun  2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, junto pasal 55 ayat 1 ke-2 junto pasal 64 ayat 1 kuhp.

Menurut Saud Situmorang Wakil Ketua KPK, sebelumnya sudah menetapkan 7 orang  sebagai tersangka dan divonis bersalah dalam kasus korupsi e KTP ini. Mereka yaitu dua pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto, mantan Ketua DPR RI Setya Novanto, mantan anggota DPR RI Markusnari, Direktur Utama PT Quadra Soluaion Anang Sugiana Sudihardja, Andi Narogong, Made Oka Masagung, dan keponakan Novanto, Irvanto Hendra Pambudi.

Data kerugian negara Rp 2,3 triliun didapat dari audit BPK RI yang dihitung lebih mahal dari pembayaran dibandingkan harga wajar belanja material e KTP. (pul)


Berita Terkait

Hukum
KPK Tetapka 4 Tersangka Baru Korupsi E KTP
14-08-2019 | 11:33 wib

Hukum
Terdakwa Pemalsu KTP Divonis 2 Bulan Penjara
06-08-2019 | 12:40 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062