Ratusan ASN Pemkab Bojonegoro Ikuti Rapid Tes, 8 Orang Dinyatakan Reaktif
Polda Jatim Buka Posko Pengaduan Untuk Korban Fetish
Diduga Sakit Jantung, Penjaga Perumahan Meninggal Mendadak
Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Isak Tangis
Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
Resmi, Nasdem Serahkan Rekomendasi Balon Bupati Pada Gagarin
Era New Normal, Dindik Madiun Tetap Larang KBM Tatap Muka
Puluhan Guru Jalani Rapid Test, Dinkes Madiun Rekomendasikan Karantina Mandiri
Partai Gerindra Resmi Turunkan Surat Rekomendasi Untuk Calon Petahana di Pilkada Trenggalek
Rekom Gerindra Untuk Bakal Calon Bupati Bambang Haryo Masih Menjadi Teka Teki
Butuh Uang Untuk Bertahan Hidup, Ibu Tiga Anak Jadi Pengedar Sabu-Sabu
Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Koni Jatim Gelar Rapid Tes di Malang, 3 Orang Reaktif
Razia Masker di Tuban, Sejumlah Pelanggar Kabur



Sosok
Dari Hobi Wayang, Kini Menjadi Perajin Wayang Kulit Kerbau
Rabu, 14-08-2019 | 13:44 wib
Reporter : M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com  Seorang pemuda asal Sarangan Magetan, menekuni kerajinan wayang kulit berbahan baku dari kulit kerbau. Hasil kerajinannya, banyak diminati berbagai daerah.
Berita Video : Dari Hobi Wayang, Kini Menjadi Perajin Wayang Kulit Kerbau
Suprianto (32) warga Dukuh Singo Langu Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan keseharianya bergelut dengan kulit kerbau untuk diolah menjadi  kerajinan wayang kulit. Sudah 4 tahun, ia menggeluti kerajinan pembuatan wayang kulit berbahan baku kulit kerbau. Semua dilakukan di rumahnya, mulai dari membuat sketsa tokoh wayang, menggunting kulit kerbau, mewarnai, memahat, hingga memasang gapit atau pegangan wayang.

Kecintaanya terhadap dunia wayang, menjadi motivasi tersendiri, sehingga ia memutuskan menjadi perajin wayang. Berbagai tokoh pewayangan, dihasilkan dari tangan terampilnya. Seperti punokawan, anoman, werkudara, gatot kaca, arjuna, buthara kala, dan tokoh wayang lainya, yang biasa di mainkan oleh para dalang.

Untuk menghasilkan satu tokoh pewayangan, Suprianto membutuhkan waktu 1 minggu. Suprianto,  mematok harga wayang kulit hasil karyanya mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta tergantung besar kecilnya wayang tersebut.

"Pemesan tidak hanya dari Magetan saja, akan tetapi juga datang dari luar daerah. Seperti Surabaya, Bojonegoro, Solo, Jogyakarta, Jakarta, dan Medan," kata Suprianto.

Rata-rata pemesan yang datang ke rumahnya. Tidak hanya dalang, akan tetapi juga para pecinta wayang kulit, untuk dijadikan koleksi atau hiasan di rumahnya. (pul/vd:yan)


Berita Terkait

Sosok
Pemuda Surabaya Trampil "Ngeblak" Wayang Kulit Berusia 50 Hi...selanjutnya
15-06-2020 | 21:15 wib

Pendidikan
Mahasiswa Ajari Siswa SD Bikin Wayang Botol
16-02-2020 | 08:12 wib

Life Style
Unik, Pasutri Tekuni Menjahit Kostum Wayang Potehi
26-01-2020 | 04:13 wib

Rehat
Permintaan Pentas Wayang Potehi Meningkat Saat Menjelang Iml...selanjutnya
24-01-2020 | 22:21 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062