Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test



Politik
KBRI Warsawa Promosikan Kopi Indonesia di Polandia
Senin, 02-09-2019 | 03:15 wib
Reporter :
Krakow pojokpitu.com  Promosi kopi Indonesia dilakukan dengan berbagai kegiatan terkait, antara lain paparan mengenai kopi Indonesia berbagai kekhasan yang dimiliki, coffee tester, pertunjukan barista dan penampilan musik gamelan dan tarian Nusantara untuk mengiringi penikmat kopi menikmati aroma kopi Indonesia diadakan di Main Square. alun-alun Kota Krakow selama dua hari, dari 30 hingga 31 Agustus 2019.
Pada kegiatan promosi kopi Indonesia di Kota Budaya Polandia ini, KBRI di Warsawa bekerja sama dengan pemilik Kedai Kopi Noworolski, AEKI, APKI, ITPC Budapest dan pengusaha Indonesia "cropandroast", demikian disampaikan Kepala Fungsi Ekonomi KBRI Warsawa, Taufiq Lamsuhur kepada Antara London, di Krakow, Jumat.

Pemilihan Kota Krakow sebagai arena untuk mempromosikan Indonesia menurut Duta Besar Indonesia di Warsawa, Siti Nugraha Mauludiah, memiliki alasan tersendiri karena Kota Krakow merupakan salah satu destinasi wisatawan asing di Polandia, sehingga kegiatan promosi memiliki dimensi promosi yang lebih luas, tidak hanya masyarakat Polandia tetapi juga wisatawan asing manca negara yang tengah berkunjung ke kota yang masuk dalam kategori UNESCO World Heritage Site ini.

Dubes yang lebih sering dipanggil Dubes Nining ini mengatakan, kegiatan promosi Indonesia di kota Krakow, Polandia ini sangat menarik perhatian banyak pihak karena kopi Indonesia dipromosikan melalui penampilan seni alat musik gamelan yang merupakan UNESCO Intangible Cultural Heritage yang dimainkan di kota yang juga masuk dalam kategori UNESCO World Heritage Site.

Kawasan Kota Tua di kota Krakow merupakan salah satu dari 16 situs di Polandia yang masuk dalam kategori UNESCO World Heritage Site. Data statistik tahun 2017 menunjukkan, kota Krakow dikunjungi sebanyak 9,1 juta wisatawan dan angka ini selalu naik setiap tahunnya.

Dubes yang lebih sering dipanggil Dubes Nining ini mengatakan, kegiatan promosi Indonesia di kota Krakow, Polandia ini sangat menarik perhatian banyak pihak karena kopi Indonesia dipromosikan melalui penampilan seni alat musik gamelan yang merupakan UNESCO Intangible Cultural Heritage yang dimainkan di kota yang juga masuk dalam kategori UNESCO World Heritage Site.

Kawasan Kota Tua di kota Krakow merupakan salah satu dari 16 situs di Polandia yang masuk dalam kategori UNESCO World Heritage Site. Data statistik tahun 2017 menunjukkan, kota Krakow dikunjungi sebanyak 9,1 juta wisatawan dan angka ini selalu naik setiap tahunnya.

Hadir dalam acara resmi pembukaan Festival Kopi Indonesia, Wakil Walikota Krakow, Anna Korfel-Jasi?ska dan jajarannya, perwakilan kantor-kantor Konsulat Asing yang berada di Kota Krakow, kalangan wartawan, kalangan akademisi, perwakilan Asosiasi Alumni Indonesia (SAHABAT) dan Friends of Indonesia serta tamu undangan.

Wakil Walikota Anna Korfel-Jasi?ska dalam sambutan balasannya menyampaikan Indonesia dan Polandia sama-sama negara yang multikultur. Hal menjadi modalitas yang kuat untuk peningkatan kerja sama di sektor-sektor yang menjadi kepentingan bersama kedua negara. Anna Korfel-Jasi?ska mengatakan potensi kerja sama sister city antara Krakow dengan kota-kota yang ada di Indonesia.

Kepala Fungsi Ekonomi KBRI Warsawa menyampaikan kegiatan Festival Kopi Indonesia di Kota Krakow ini memiliki dampak positif karena sifat promosi yang dilakukan tidak hanya kopi, tetapi juga potensi Indonesia lainnya seperti sektor pariwisata dan kerja sama hubungan antar masyarakat (people-to-people contact).

Kegiatan yang diramu sedemikian rupa mengedepankan kopi Indonesia sebagai produk primadona utama. Kegiatan promosi seperti ini perlu digiatkan sebagai inovasi kegiatan promosi Indonesia di luar negeri dengan menggunakan berbagai sudut padang yang dimiliki Indonesia, demikian Taufiq Lamsuhur. (ant/dil/jpnn/yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Bank Bukopin Gresik Serahkan Sembako Untuk Korban Terdampak ...selanjutnya
13-05-2020 | 13:50 wib

Teknologi
Keren, Mesin Kopi Ini Berkonsep Mesin Formula F1
10-05-2020 | 06:17 wib

Peristiwa
Pengunjung Warung Kopi Cetol di Pasar Gondanglegi Dibubarkan...selanjutnya
25-03-2020 | 18:16 wib

Icip - Icip
Kampanye Anti Hoax Corona Lewat Secangkir Kopi
24-03-2020 | 17:09 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062