Sosok
Patut Dicontoh, Mantan Pengamen Raih Gelar Sarjana Hukum Terbaik di Unair
Senin, 09-09-2019 | 04:22 wib
Reporter : Ainul Khilmiah
Noviana mantan pengamen berhasil menjadi sarjana hukum Universitas Airlangga Surabaya. Foto Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com  Menjadi pengamen tidak menyurutkan semangat Noviana, mahasiswi cantik asal Surabaya untuk meraih gelar sarjana. Lewat kegigihannya, Noviana berhasil meraih gelar wisudawan terbaik predikat cumlaude, Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya.
Noviana lahir dari keluarga kurang mampu. Sejak kecil Noviana harus turun ke jalan, menjadi pengamen. Meski kondisi perekonomian keluarga kurang beruntung, namun Noviana tak pernah berkecil hati.

Di masa kecilnya, setiap hari mengikuti kedua kakaknya mengamen di perempatan Ngagel Jaya sejak pagi hingga sore hari. Pilihan untuk mengadu nasib di jalanan dengan menjadi pengamen, bermula saat kedua orang tuanya mengalami sakit keras.

Berbagai cerita jalananpun sempat dialami Noviana asal Menur Pumpungan Surabaya ini. Salah satunya sempat diringkus oleh Satpol PP Kota Surabaya. Namun siapa sangka, bahwa kejadian tersebut, justru menjadi gerbang bagi kesuksesan Noviana.

Saat dikumpulkan bersama anak jalanan lainnya, Noviana didatangi oleh seseorang, yang siap memberikan beasiswa sekolah hingga lulus. Serta memberikan pekerjaan kepada ayahnya. Dengan Syarat Noviana berhenti menjadi pengamen.

Jejak manispun mulai dirajut oleh Novi, saat berhasil memasuki bangku kuliah di Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya. Untuk mencukupi kebutuhan perkuliahannya, berbagai hal dilakukan, seperti berdagang barang, menjadi pelatih olahraga panah di salah satu klub memanah Surabaya, hingga magang di unit Konsultasi dan Bantuan Hukum (UKBH) Fakultas Hukum Unair.

Beruntung, menginjak semester 5, Noviana menerima beasiswa perusahaan Chaeron Pokphand Indonesia yang menunjang pendidikannya hingga akhir perkuliahan. Kegigihan Noviana akhirnya membuahkan hasil. Pada hari Jumat (6/9) kemarin, Noviana diwisuda sebagai wisudawan terbaik predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94 di Fakultas Hukum, Universitas Airlangga Surabaya. Kini, Noviana memulai karirnya di salah satu kantor advokat.

Tak berhenti hanya di gelar sarjana, Noviana mengaku, dirinya ingin melanjutkan ke program Sarjana Strata 2, dan ingin mengejar cita-citanya mendaftar sebagai hakim.

Sementara Karyatiningsih, ibu Noviana mengatakan, sebenarnya sebagai seorang ibu tak tega melihat anaknya mengamen demi membantu perekonomian keluarga. Namun melihat tekad anak-anaknya, iapun hanya bisa mendoakan, agar sang anak berhasil kelak.


Berita Terkait

Sosok
Pengamen Trenggalek Ciptakan Lagu Untuk Khofifah dan Emil
29-01-2018 | 13:08 wib

Peristiwa
Razia Pengemis, Petugas Temukan Peminta Sumbangan Naiki Mobi...selanjutnya
12-03-2017 | 18:31 wib

Peristiwa
Satpol PP Gelar Razia Pengamen
26-11-2016 | 01:29 wib

Peristiwa
Pengamen Teler Dihukum Petugas Hafalkan Pancasila
07-10-2016 | 15:21 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062