Peristiwa
Supir Angkot Ancam Mogok Kerja, Tuntut Taxi Online Ditutup
Rabu, 11-09-2019 | 16:24 wib
Reporter : Felli Kosasi
Massa meminta DPRD membantu menjembatani keluhan taxi konvensional atas maraknya aplikator yang tidak resmi. Sehingga merugikan sopir taxi konvensional lantaran ditinggal pelanggannya. Foto Felli
Jember pojokpitu.com   Ratusan sopir taxi konvensional di Jember melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD dan Pemkab Rabu siang (11/9).
Sopir taxi konvensional ini memarkir taxinya di depan Kantor Pemkab Jember. Bersama 5 anggota DPRD Jember, ratusan pendemo ini selanjutnya menuju ke Aula Pemkab untuk menemui perwakilan Pemerintah Kabupaten.

Para pendemo ditemui oleh Dinas Perhubungan setempat tanpa kehadiran Bupati. Mereka masuk ke ruang yang telah disediakan, dan menyampaikan tuntutannya kepada para eksekutif itu.

Namun para pendemo memiluh langsung pulang usai meminta ketegasan Pemkab agar menutup aplikasi online yang bandel dan tidak patuh. Hingga kini, aplikator tidak resmi itupun masih beroperasi di Jember. Dengan tegas, para pendemo meninggalkan Kantor Pemkab Jember.

Menurut Siswoyo, Korlap, mengancam akan mogok kerja jika tidak ada tanggapan serius dari Pemkab Jember atas janjinya yang akan menutup aplikator tidak resmi. Ia tidak rela jika Bupati Jember diremehkan oleh salah satu aplikator. (pul)




Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062