Hukum
3 Terdakwa Pembakar Polsek Tambelangan Diadili
Rabu, 11-09-2019 | 18:45 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com  Kasus pembakaran Polsek Tambelangan, Sampang, Madura, mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya. Sembilan terdakwa disidangkan terpisah, dengan tiga terdakwa disidangkan terlebih dahulu. Ketiganya dijerat tiga pasal sekaligus, pasal 200 KUHP, pasal 187 KUHP dan pasal 170 KUHP.
Tiga terdakwa pembakar Polsek Tambelangan, Sampang, Madura yang diadili terlebih dahulu ini adalah Habib Abdul Khodir Bin Al Hadad, Hadi Mustofa dan Supandi. Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa Tulus Ardiansyah dari Kejari Sampang dan Achmad Junaedi dari Kejati Jatim. Ketiga terdakwa memiliki peran berbeda.

Terdakwa Habib Abdul Khodir Bin Al Hadad berperan aktif dalam mengumpulkan massa. Tak hanya itu, Habib juga yang menggerakkan massa untuk melakukan aksi , hingga membakar Polsek Tambelangan hingga mengakibatkan polsek ludes. Tak hanya itu, sejumlah polisi mengalami luka dan kendaraan dinas ikut ludes terbakar.

Atas perbuatannya, ketiga terdakwa didakwa dengan pasal berlapis , yakni melanggar pasal 200 KUHP, tentang pengerusakan fasilitas umum, pasal 187 KUHP tentang pembakaran dan pasal 170 KUHP, tentang pengeroyokan.

Atas dakwaan ini, ketiga terdakwa tidak mengajukan nota keberatan atau eksepsi. Hanya saja, penasehat hukum mengajukan penangguhan penahanan terhadap terdakwa Hadi Mustofa kepada majelis hakim yang diketuai hakim Edy Suprayitno Putra.

Untuk diketahui, peristiwa pembakaran Mapolsek Tambelangan , Sampang Madura ini terjadi Rabu, 22 Mei lalu. Kobaran api meludeskan polsek dan kendaraan dinas. Motif pembakaran ini berawal dari informasi hoax bila ada warga Madura yang ditangkap polisi saat mengikuti aksi 22 Mei di Jakarta. (end)




Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062