Pengedar Sabu Jaringan Lapas Dibekuk Polisi
Balon Udara Ditemukan Jatuh di Atas Rumah Warga Magetan
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang Kembali Sampai 9 Juni 2020
Pakar Komunikasi Unair Menilai PSBB Kurang Efektif
Akhir PSBB Tahap Dua, Jumlah Pelanggaran Masih Tinggi
Kabar Gembira, 17 Dari 77 Pasien Corona di Kabupaten Probolinggo Sembuh
Ibu Ini Ngamuk Ngamuk Jalannya Diportal, Begini Ceritanya
Data Terbaru Kasus Covid 19 Masih Ada Tambahan 479 Orang
Wisatawan Dipinggir Jalan Pacet Cangar Dibubarkan Petugas
Tidak Pernah Putus Asa, 17 Tahun Kiai Ini Berdakwah Tanpa Jamaah
Selama Lebaran Terminal Bayuangga Lumpuh
Jumlah Kasus Positif Covid 19 Ponorogo 24 Orang, Yang 8 Sudah Sembuh
Warga Binaan Lapas Wanita Silaturahmi Secara Virtual
Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Warga Serbu Amplop Lebaran Yang Dipasang di Pagar Rumah



Infotainment
Gegara Orang Gila, Prisia Nasution Bikin Kopi Panas
Senin, 23-09-2019 | 08:10 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com  Aktris Prisia Nasution ternyata sangat peduli dengan lingkungan dan kesehatan jiwa. Kepeduliannya itu yang membuat dia mendirikan Kopi Panas Foundation.
Dia menceritakan, Kopi Panas itu didirikan tanpa sengaja. Berawal saat dia dan kakaknya ke Bandung. Saat itu, mereka melihat orang gila yang rambutnya panjang sampai di bokong dan pakaiannya sangat minim.

Dari penampilan orang gila itu, Prisia menilai sakit jiwa yang diderita sudah lama. "Aku disuruh kakakku berhenti dan ingin memberinya uang. Namun, dipikir-pikir apa orang itu tahu duit ya dan bukannya malah membuat nyawanya terancam karena uangnya bisa dirampas orang," tutur Prisia Nasution dalam diskusi bertajuk #1 Jakarta Mental Health Convention yang dibesut Badan Kesehatan Jiwa Indonesia (Bakeswa Indonesia) bersama GE Volunteers dan Kopi Panas Foundation yang dibesut Badan Kesehatan Jiwa Indonesia (Bakeswa Indonesia) bersama GE Volunteers dan Kopi Panas Foundation di Jakarta.

Dia kemudian mencari panti bagi gangguan jiwa tapi sulit ditemukan. Akhirnya dengan dibantu para pegiat kesehatan jiwa dan komunitas lingkungan, Prisia pun mendirikan Kopi Panas Foundation.

"Kami menyoroti upaya rehabilitatif yang sampai saat ini belum ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Sosial. Pendirian lembaga inipun bukan hanya sebagai pusat pembelajaran dan simpul gerakan sosial serta lingkungan. Kami juga menyalurkan bantuan pada lembaga dan individu yang berkomitmen dalam isu sosial dan lingkungan tetapi juga untuk mengupayakan peningkatan kesadaran publik," bebernya.

Setelah terjun langsung untuk melihat lebih dalam mengenai isu ini, Prisia dan timnya menemukan hasil yang sangat memprihatinkan.

"Orang dengan gangguan jiwa jumlahnya sangat tinggi dan terus meningkat setiap tahun. Namun, kehadiran tempat dan badan yang menaungi isu ini jumlahnya tidak seimbang. Ditambah lagi, stigma negatif mengenai gangguan jiwa, kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan jiwa yang masih sangat minim, bahkan kesehatan jiwa milik mereka sendiri," pungkasnya. (esy/jpnn/yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Bank Bukopin Gresik Serahkan Sembako Untuk Korban Terdampak ...selanjutnya
13-05-2020 | 13:50 wib

Teknologi
Keren, Mesin Kopi Ini Berkonsep Mesin Formula F1
10-05-2020 | 06:17 wib

Peristiwa
Pengunjung Warung Kopi Cetol di Pasar Gondanglegi Dibubarkan...selanjutnya
25-03-2020 | 18:16 wib

Icip - Icip
Kampanye Anti Hoax Corona Lewat Secangkir Kopi
24-03-2020 | 17:09 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062