PWNU Meluncurkan Enam Paket Program Ekonomi Rakyat
Unik Perempuan Berusia 43 Tahun Bernama Patah Hati
Johan Budi Akan Bawa Polemik Tanah KAI ke Tingkat Nasional
Penasehat Hukum Nilai Penangkapan Gus Nur Tak Prosedural
Beras Bulog Hilang, Sopir Pengantar Bantuan Beras Enggan Pulang Sebelum Dikembalikan
Pulang Pengajian, Gus Nur Ditangkap Mabes Polri
Viral Video Pemotor Wanita Joget Saat Berkendara, Polisi Beri Peringatan
Truk Tangki Bermuatan 5 Ribu Liter Air Bersih Menjadi Tumpuan Warga Pedesaan
KPU Akan Gandeng Lembaga Pendidikan Bila Kuota KPPS Kurang
Puluhan Warga Ponorogo Demo Tower Bodong
Machfud-Mujiaman Pastikan Anak - Anak Surabaya Sekolah Hingga Sarjana
Mau Berlibur, Ini Komponen Mobil yang Harus Diperiksa
Sebentar Lagi Video Call dan Telephon Bisa Pake Whatsapp Web
Paguyuban MPS Indonesia Tanggapi Usulan Kenaikan Cukai Rokok
Diserang Hama Tikus, Hektaran Tanaman Jagung Gagal Panen



Citizen Journalism
Begini Isi Siaran Pers PSHT Terkait Insiden Warung Kopi di Tuban
Senin, 23-09-2019 | 10:13 wib
Reporter : Pulung Aji
Foto Istimewa
Tuban pojokpitu.com  Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tuban-Pusat Madiun melalui Humas Cipnal Muchlip M menyatakan, peristiwa penyerangan di sebuah warung kopi di Dusun Koro Desa Pongpongan Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban, Jumat (20/9) lalu telah diselesaikan secara baik.
Antara dua belah pihak pelaku oknum PSHT dan para korban pemilik warung dan kendaraan motor yang dirusak, telah dipertemukan di Mapolsek Merakurak, Sabtu (21/9). Kedua belah pihak korban dan  pelaku sudah menyepakati sejumlah hal dengan
tanda tangan bermaterai. Bahkan juga telah dilakukan perbaikan warung dan sepeda motor dilakukan oleh warga PSHT dengan dasar sukarela baik tenaga, material bangunan dan lainnya dengan difasilitasi pengurus sejak Minggu (22/9) hingga selesai. "Pasca kejadian itu, kami pengurus menyampaikan permohonan maaf atas sikap oknum yang merugikan," kata Cipnal Muchlip M.

Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi penyerangan sebuah warung dan 4 sepeda motor, di Dusun Koro Desa Pongpongan Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban. Pelaku penyerangan oknum konvoi beratribut PSHT. Atas kejadian itu, pengurus PSHT langsung melakukan investigasi lapangan, dengan mencari siapa saja atau pihak siapa yang terlibat dalam konvoi tersebut. Selanjutnya akan dilakukan tindakan organisasi. "Ada pemicu awal kejadian pelemparan batu ke arah warung, kami tidak bisa mempublikasikan demi menjaga Kamtibmas," tambah Cipnal Muchlip M.

Pengurus berharap atas kejadian itu masyarakat tidak melihat bahwa warga PSHT hanya bisa meresahkan. Namun harus diketahui pokok permasalahannya sehingga muncul keributan, "Justru dengan adanya warga PSHT, bisa menambah ketentraman dan kedamaian. Kami
Juga berharap warga PSHT bisa bekerjasama dengan eleman masyarakat agar bisa menciptakan situasi aman dan kondusif di Tuban Bumi Wali," tambah Cipnal Muchlip M. (pul)


Berita Terkait

Hukum
Putusan Perkara Perdata PSHT Dinyatakan Tidak Dapat Diterima...selanjutnya
18-06-2020 | 15:25 wib

Peristiwa
Antisipasi Kerusuhan, Ratusan Massa Pesilat Dilarang Masuk M...selanjutnya
18-06-2020 | 11:49 wib

Hukum
2000 Personil Gabungan Terjunkan Untuk Pengamanan Sidang PSH...selanjutnya
17-06-2020 | 19:02 wib

Peristiwa
Ribuan Pesilat Datangi Pengadilan Negeri Jember
17-06-2020 | 14:19 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062