Dampak Covid-19, Okupansi Hotel dan Restoran di Tulungagung Tinggal 8 Persen
Polisi Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu
Calon Wisata Sumber Umis Dilirik Investor
Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditembak Polisi
Gang Kampung-Kampung Hingga Rumah Susun Sewa Lakukan Physical Distancing
Harga Daging Ayam dan Telur Naik Saat Pandemi Covid-19
Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
Pemkab Ngawi Hentikan Sementara Kegiatan Dari Anggaran DAK
Desa Bulangan Barat Sediakan Rumah Karantina Bagi Warga Perantauan
Cegah Corona, Puluhan Napi di Lapas Tuban Dibebaskan
Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona



Peristiwa
Dinas Pendidikan Gelar Razia Tas dan Barang Bawaan Siswa
Selasa, 24-09-2019 | 14:00 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com  Kantor Cabang Dinas Pendidikan SMA SMK propinsi di Nganjuk, menggelar razia narkoba dan video asusila di sejumlah sekolah, razia yang digelar bekerjasama dengan pihak sekolah ini memeriksa seluruh bawaan siswa dari tas, handphone dan laptop guna mencarai barang yang dilarang. Hasilnya petugas hanya menemukan sebungkus pil sakit gigi milik siswi.
Ribuan siswa dari 30 kelas di SMKN Tanjunganom Nganjuk, Selasa (24/9) pagi dirazia oleh petugas Dinas Kantor Cabang Pendidikan Propinsi yang ada di Nganjuk. Razia dilakukan untuk memcari obat obatan terlarang seperti narkoba.

Dalam razia ini sejumlah siswa dalam kelas diharuskan berada di depan kelas dan meminggalkan barang bawannya seperti tas handhpone dan laptop.

Kemudian sejumlah guru melakukan razia dengan memeriksa isi tas. Satu persatu isi tas dikeluarkan dan diperiksa. Hasilnya petugas hanya mendapati satu bungkus obat pil sakit gigi milik siswi.

Petugas juga memeriksa sejumlah handphone dan laptop siswa untuk mencari video atau foto yang bersifat pornografi, lagi-lagi hasilnya nihil.

Menurut Siskania, siswi kelas 12 mengaku kaget dan terkejut dengan adanya razia tersebut, sebab razia jarang sekali di lakukan di sekolah.

Ia mengaku menyimpan obat sakit gigi didalam tas untuk antispasi bila gigi kambuh sewaktu waktu.

Sementara menurut Kepala Sekolah SMKN Tanjunganom, Iwan Tresnawan, mensupport atas upaya dari dinas melakukan razia demi kebaikan siswa. "Selama menjabat 4 tahun belum pernah menemukan siswa membawa obat obatan terlarang," kata Iwan Tresnawan.

Menurut Edy Sukarno, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Nganjuk, mengaku, razia sengaja dilakukan secara mendadak dan akan dilakukan terus memerus ke seluruh sekolah SMA dan SMK sederajat di Nganjuk.

"Hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya peredaran naroba dikalangan pelajar yang kian marak," kata Edy Sukarno.

Untuk hari ini, pihak dinas melakukan razia sebanyak 2 sekolahan dan akan dilanjutkan pada hari esok di sekolah yang lain. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Sebanyak 19 Siswa Bolos Terjaring Razia Satpol PP, Petugas T...selanjutnya
14-01-2020 | 15:53 wib

Peristiwa
Dinas Pendidikan Gelar Razia Tas dan Barang Bawaan Siswa
24-09-2019 | 14:00 wib

Pendidikan
Razia Siswa Bolos Temukan Video Porno Hingga Tidak Hafal Pan...selanjutnya
31-07-2019 | 14:03 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062