Tolak Jual Tanah ke Pertamina, Warga Lurug BPN Tuban
Bobol Toko, Pemuda Gondrong Dimassa
Enam Tahanan Lapas Jombang Positif Covid 19
Dua CJH Asal Indonesia Dilarang Wukuf karena Terpapar Covid-19
Ratusan ASN Pemkab Bojonegoro Ikuti Rapid Tes, 8 Orang Dinyatakan Reaktif
Polda Jatim Buka Posko Pengaduan Untuk Korban Fetish
Diduga Sakit Jantung, Penjaga Perumahan Meninggal Mendadak
Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Isak Tangis
Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
Resmi, Nasdem Serahkan Rekomendasi Balon Bupati Pada Gagarin
Era New Normal, Dindik Madiun Tetap Larang KBM Tatap Muka
Puluhan Guru Jalani Rapid Test, Dinkes Madiun Rekomendasikan Karantina Mandiri
Partai Gerindra Resmi Turunkan Surat Rekomendasi Untuk Calon Petahana di Pilkada Trenggalek
Rekom Gerindra Untuk Bakal Calon Bupati Bambang Haryo Masih Menjadi Teka Teki



Rehat
Dianggap Berkah, Ribuan Warga Berebut Tumpeng Genilangit
Minggu, 29-09-2019 | 15:49 wib
Reporter : M.Ramzi
Belasan tumpeng berukuran besar, yang terbuat dari sayur-sayuran, diarak. Kemudian direbut warga dan pengunjung di Wisata Taman Genilangit. Foto M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com   Warga Desa Genilangit mengarak tumpeng dalam acara bersih desa di Taman Wisata Genilangit Desa Genilangit Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan, pada Sabtu (28/9) sore.
Belasan tumpeng berukuran besar ini, diarak dari kantor desa menuju Taman Wisata Genilangit, yang berjarak kurang lebih 1 kilometer. Kades Genilangit Pardi mengatakan, acara ini bagian dari hari jadi Desa Genilangit.

Selain belasan tumpeng berukuran besar, ada seribu lebih tumpeng berukuran kecil, yang juga menjadi hidangan warga dan pengunjung.

Arak-arakan tumpeng  yang diberi nama pawai seribu Tumpeng Genilangit ini juga dihadiri Bupati Magetan Suprawoto. Juga sudah tiga kali digelar oleh warga desa. Selain untuk melestarikan budaya, juga untuk promosi wisata desa.

Setiba di taman wisata Bumi Langit, ribuan warga langsung berebut tumpeng yang terbuat dari aneka sayur dan buah-buahan.

Meskipun belum waktunya untuk diperebutkan, warga yang tidak sabar, melihat tumpeng tetap nekat berebut.  Mereka rela berdesak-desakan untuk mendapat buah atau sayur , termasuk tumpeng raksasa yang terbuat dari manisa, khas Desa Genilangit. Mereka yakin, buah yang sebelumnya sudah didoakan itu, bisa memberi berkah bagi kehidupan mereka. (pul)




Berita Terkait

Rehat
Ratusan Warga Berebut Tumpeng Nasi Bungkus dan Sayuran
22-08-2019 | 09:14 wib

Peristiwa
Ritual Kirap Tumpeng Raksasa dan Barongan Sebagai Tolak Bala...selanjutnya
20-08-2017 | 19:09 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062