Sosok
Djoko Slameto, Satu Satunya Pembatik Pria di Kota Madiun
Kamis, 03-10-2019 | 03:22 wib
Reporter : Ega Patria
Madiun pojokpitu.com  Mencanting atau membatik biasanya dilakukan oleh perempuan. Akan tetapi Djoko Slameto warga Kelurahan Winongo Kota Madiun, seorang laki laki yang berprofesi sebagai pembatik.
Djoko Slameto warga jalan Sabdopalon 19 Kelurahan Winongo Kota Madiun ini telah mencintai dunia membatik sejak 29 tahun silam, tapatnya tahun 1990. Dirinya merupakan satu-satunya pelopor pembatik laki-laki di kota Madiun.

Uniknya, jika biasanya membatik membutuhkan pola lain halnya dengan Djoko. Sebuah ide langsung dituangkan ke dalam lembaran kain putih yang dibentangkan. Tentunya hal itu tidak mudah, karena apa yang akan dibuat harus terkonsep terlebih dahulu dalam pikiran. "Awal membatik dimulai dari keluarga besar di Bali dan Solo yang mencintai seni lukis," kata Djoko.

Bermula dari itulah, pria berambut gondrong itu mulai menekuni dan mengembangkan usaha batik di Kota Madiun. Namun karena keterbatasan pemasaran,  Djoko hanya melayani masyarakat sekitar, instansi swasta maupun sejumlah dinas di Lingkup Pemkot Madiun.

Di hari batik nasional yang jatuh setiap 2 Oktober, Djoko berharap pemerintah bisa memfasilitasi kreatifitas para pembatik agar tetap eksis sebagai warisan budaya. Kepada generasi muda,  Djoko juga mengingatkan agar selalu mencintai batik karena merupakan produk dalam negeri. (pul)


Berita Terkait

Life Style
Kenalkan Batik Nganjuk, Pemkab Nganjuk Gandeng Desainer
28-08-2019 | 12:49 wib

Ekonomi Dan Bisnis
Batik Abstrak, Tren Batik Baru Tanpa Sketsa
24-07-2019 | 05:30 wib

Ekonomi Dan Bisnis
Hari Batik Nasional, Para Pengrajin di Pamekasan Keluhkan Pe...selanjutnya
02-10-2018 | 17:50 wib

Metropolis
Pameran Batik UMKM Masih Dipadati Pengunjung
20-08-2018 | 07:15 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062