Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Pandemi Covid 19 Ternyata Berdampak Pada Penjual Janur dan Ketupat
Polsek Sukolilo Pantau Pengamanan Perumahan Terapkan Protap Covid 19
Usaha Jasa Sablon Kaos Kebanjiran Order di Tengah Pandemi Covid 19
Rayakan Lebaran di Rusunawa, Walikota Bawakan Opor Ayam dan Lontong Ketupat Untuk Pasien Karantina
Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya



Peristiwa
Dua Perampok Sadis Sekap dan Aniaya Pasutri Guru SMP di Blitar
Jum'at, 04-10-2019 | 19:15 wib
Reporter : Mohammad Asrofi, Imron Danu
Blitar pojokpitu.com  Komplotan perampokan berhasil ditangkap Satreskrim Polres Blitar Kota. Tidak hanya menggasak barang-barang berharga korban, komplotan ini juga menyekap dan menganiaya korban hingga terluka.
Rekaman CCTV, saat kedua pelaku mengambil uang di mesin ATM di wilayah Srengat Kabupaten Blitar. Pelaku ini menarik uang menggunakan kartu ATM milik korban, yang dirampoknya. Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, kedua pelaku perampok berhasil ditangkap petugas.

Kedua pelaku terpaksa ditembak kakinya, karena mencoba kabur saat akan ditangkap petugas. Kedua pelaku, yakni Arif Dian (37) warga Desa Deyeng Kecamatan Ringin Rejo Kabupaten Kediri dan Eko Heri (29) warga Desa Besuki Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar.

Kedua pelaku ini ditangkap petugas, usai melakukan aksi perampokan di rumah PNS guru di wilayah Gembongan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Ironisnya, selain tetangga, korban juga pernah dimintai tolong pelaku untuk memasukkan anaknya di sekolah SMPN Ponggok.

Di hadapan petugas pelaku mengaku, nekat merampok karena terdesak kebutuhan ekonomi untuk menghidupi anak dan istrinya. Selain itu, juga terdesak kebutuhan anak sekolah yang meminta uang untuk pembayaran uang gedung

Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, perampokan ini berawal saat kedua pelaku mendatangi rumah korban sore hari. Setelah masuk, kedua pelaku langsung menyekap dan menganiaya korban hingga terluka. Selanjutnya kedua pelaku menggasak barang-barang berharga milik korban dan langsung kabur.

Dari tangan kedua pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Seperti uang tunai Rp 1,8 juta, perhiasan emas, kartu atm, dompet hasil kehajatan, dan sepeda motor yang digunakan untuk beraksi. Kedua pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang curas dengan ancaman 12 tahun penjara.(end)





Berita Terkait

Metropolis
Satreskrim Periksa Lima Saksi Perampokan Toko Emas
17-02-2020 | 18:57 wib

Peristiwa
Polda Jatim Beri Atensi Kasus Dugaan Pembunuhan Lamongan
04-01-2020 | 17:09 wib

Peristiwa
Rampok Siang Bolong, Residivis Nyaris Dimasa Warga
19-11-2019 | 16:32 wib

Malang Raya
Jadi DPO 2 Tahun, Lamidi Pelaku Perampokan Sumawe Dihadiahi ...selanjutnya
16-11-2019 | 04:10 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062