Politik
Aksi Surabaya Menggugat, Jamuan Makan Dari Bu Khofifah pun Ditolak
Rabu, 09-10-2019 | 10:36 wib
Reporter :
Surabaya pojokpitu.com  Para mahasiswa yang tergabung dalam gerakan Surabaya Menggugat menolak jamuan makan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Grahadi, Selasa (8/10).
"Kami sepakat memilih hak tidak makan. Banyak kawan-kawan di luar tidak makan. Banyak perjuangan kawan-kawan di luar belum tuntas," kata koordinator mahasiswa, Zamzam Sahara dilansir Kantor Berita RMOLJatim.

Rencananya, para mahasiswa akan kembali turun ke jalan pada 26 Oktober 2019 mendatang untuk menyampaikan beberapa tuntuan, di antaranya adalah mendesak Presiden Joko Widodo menerbitkan Perppu KPK.

"Ada delapan tuntutan, yang pertama adalah menolak UU KPK dan mendesak presiden menerbitkan Perppu KPK. Menolak RUU KUHP sebelum ada kajian dan menolak RUU bermasalah," katanya.

Mahasiswa juga meminta agar pemerintah menyelesaikan kebakaran hutan dan lahan serta mendesak penyelesaian masalah Papua.

"Saya meminta maaf, kami mengutamakan soal tuntutan, soal dialog dan bukan makan atau tidak makan," pungkasnya. (antara/jpnn/pul)


Berita Terkait

Metropolis
Penghuni Asrama Mahasiswa Tolak Kedatangan Rombongan Gubernu...selanjutnya
27-08-2019 | 19:13 wib

Politik
Gubernur Jatim Akan Perketat Perjalanan Kepala Daerah ke Lua...selanjutnya
25-07-2019 | 02:08 wib

Politik
Gubernur Akan Mewujutkan Transportasi Terpadu Ring Road Jawa...selanjutnya
11-07-2019 | 13:36 wib

Metropolis
FPPP DPRD Jatim Nyatakan Tolak Wacana Interpelasi Gubernur J...selanjutnya
10-07-2019 | 11:38 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062