Hukum
Hakim Tipikor Tolak Eksepsi Romy dan Kuasa Hukumnya
Rabu, 09-10-2019 | 16:33 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com  Majelis Hakim Tipikor, Jakarta Pusat, menolak keseluruhan nota keberatan atau eksepsi terdakwa Romahurmuzy, dalam persidangan dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kementrian Agama RI. Hakim memerintahkan, proses persidangan tetap dilanjutkan dengan materi perkara keterangan saksi - saksi.
Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu siang, kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi jual beli jabatan di Kementian Agama RI, dengan terdakwa mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy.

Sidang yang dipimpin majelis hakim Fazal Hendri mengagendakan pembacaan putusan sela, atas nota pembelaan, atau eksepsi yang diajukan Romy dan kuasa hukumnya.

Dalam amar putusan sela, hakim menyatakan menolak keseluruhan nota keberatan Romy, termasuk keberatan keterlibatan Mentri Agama Lukman Hakim karena harus dibuktikan dalam fakta persidangan.

Hakim memerintahkan kepada jaksa KPK, agar melanjutkan persidangan perkara ini, dengan menghadirkan saksi - saksi. Kemudian, ketua tim penasehat hukum terdakwa Magdir Ismail justru menanggapi putusan sela ini akan melakukan upaya hukum lain. Magdir menilai dakwaan jaksa terlalu membingungkan, seperti halnya ketidakjelasan suap yang diterima Romy dan Lukman Hakim.

Sebelumnya, Romahurmuzyi dan Mentri Agama Lukman Hakim didakwa oleh jaksa KPK menerima suap Rp 325 juta dan lukman hakim Rp 70 juta, dalam mengupayakan jabatan kepada Haris Hasanudin untuk diangkat dan dilantik menjadi Kakanwil Kemenag Jawa Timur dan Muafaq Wirahadi menjadi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Jawa Timur.(end)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062