Setubuhi Gadis Bawah Umur, 2 Pemuda Tulungagung Ditangkap Polisi
5 Pasien Positif Corona Di Bojonegoro Dinyatakan Sembuh
Mantan Kadinkes Kabupaten Malang Dibebaskan Menjadi Tahanan Kota
Sebelum Gantung Diri, Diduga Suami Terlebih Dahulu Bunuh Istrinya
DPO Begal Truk Muatan Kerbau Ditangkap Tim Jatanras
Tanggapan DPRD Terkait Sekolah Masuk di Tengah Pandemi
Belasan Tahun Nabung Pedagang Perabotan Sedih Gagal Berangkat Haji Tahun Ini
Rencana New Normal, Ratusan Warga Masih Berdesakan di Pasar Tradisional
Muncul Transmisi Lokal, Pasar Peterongan Ditutup
Positif Covid 19, Warga Peneleh Dikarantina
Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Mangkir Jaga Check Poin, PNS Nyabu Ditangkap
Setan Sembunyi
Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya



Mataraman
BPKAD Kota Madiun Koreksi Penerbitan Sertifikat Tanah Jalan
Kamis, 10-10-2019 | 02:19 wib
Reporter : Ega Patria
Madiun pojokpitu.com  BPKAD Kota Madiun mengkoreksi sertifikat tanah jalan. Tercatat dari 1.448 bidang tanah jalan, ada 735 bidang yang telah bersertifikat, sedangkan 713 bidang di antaranya kemungkinan sudah diterbitkan, hanya saja belum diserahkan ke masyarakat.
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Madiun mencatat dari 1.448 bidang tanah jalan ada 735 bidang yang telah bersertifikat, dan sudah diserahkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Sedangkan 713 bidang di antaranya kemungkinan sudah diterbitkan, hanya saja belum diserahkan ke masyarakat.

Kepala Bidang Akutansi dan Aset, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kota Madiun, Sidik Muktiaji mengatakan, sertifikat tanah jalan itu nantinya akan diserahkan secara simbolis saat kegiatan coffe morning.

Dari seluruh bidang yang bersertifikat, ternyata ada beberapa yang perlu mendapat koreksi. Hal itu karena berbatasan antar kelurahan maupun terdapat jembatan yang tidak boleh disertifikatkan, sehingga harus dipotong.

Sidik mencontohkan di Jalan Kresno, Kecamatan Kartoharjo terdapat satu ruas jalan yang diterbitkan empat sertifikat.

Sidik menjelaskan, BPKAD bertugas melakukan pengamanan secara legalitas, terutama dari sisi administrasi aset. Sementara itu, secara keseluruhan pensertifikatan aset di Kota Madiun hingga saat ini sudah hampir 100 persen. Bahkan untuk program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Madiun dianggap zero  (nol) oleh pemerintah pusat. Dengan begitu jika ada jalan yang belum bersertifikat, maka harus mengeluarkan biaya secara mandiri.(end)


Berita Terkait

Peristiwa
BPKAD Kota Madiun Koreksi Penerbitan Sertifikat Tanah Jalan
10-10-2019 | 02:19 wib

Peristiwa
Biaya PTSL Dibandrol Rp 350 Ribu Tuai Pro Kontra
09-10-2019 | 22:03 wib

Metropolis
3.244 Sertifikat Tanah Dibagikan Gratis Untuk Warga Surabaya...selanjutnya
22-07-2019 | 08:22 wib

Metropolis
BPN Surabaya I Bagikan 3.244 Sertifikat Tanah untuk Warga Su...selanjutnya
19-07-2019 | 19:42 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062